LABUHANBATU SELATAN, MATANEWSTV.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) M. Reza Pahlevi Nasution mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pesan itu disampaikan Reza saat memimpin apel gabungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin, 7 September 2026.
Dalam arahannya, Reza menekankan pemanfaatan teknologi informasi sebagai bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. Langkah tersebut sejalan dengan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018.
Menurut Reza, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan perubahan cara kerja menggunakan teknologi. Digitalisasi juga harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Digitalisasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih efektif, efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Reza dalam arahannya.
Ia juga meminta ASN tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi memperluas wawasan dan kapasitas untuk menghadapi perubahan lingkungan pemerintahan yang semakin dinamis.
ASN, kata dia, perlu memiliki wawasan global, jiwa pelayanan, kemampuan berwirausaha serta jejaring yang luas. Kompetensi tersebut dinilai penting untuk mendukung kinerja birokrasi sekaligus menjawab tuntutan masyarakat.
Di sektor administrasi pemerintahan dan kepegawaian, digitalisasi telah diterapkan melalui sejumlah sistem. Di antaranya e-Formasi, SSCASN, metode Computer Assisted Test (CAT), Sistem Informasi ASN (SI-ASN), hingga aplikasi Integrated Mutasi (I-MUT).
Pemanfaatan sistem tersebut diharapkan mampu membuat proses administrasi lebih tertib, cepat, akuntabel dan transparan. Integrasi teknologi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan kepegawaian di lingkungan Pemkab Labusel.
Reza mengatakan Pemkab Labusel akan terus mendorong terbentuknya birokrasi yang mampu mengikuti perkembangan zaman. Untuk itu, ASN dituntut tidak berhenti pada rutinitas administratif, tetapi terus mengembangkan kompetensi dan inovasi.
Komitmen tersebut diarahkan untuk memperkuat prinsip good governance sekaligus memastikan transformasi digital memberikan dampak langsung terhadap pelayanan masyarakat.
Apel gabungan itu pun menjadi momentum bagi jajaran ASN Pemkab Labusel untuk memperkuat komitmen meningkatkan kinerja melalui pemanfaatan teknologi dan membangun pelayanan publik yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
(Ali Doar Nasution S.Pd)


















