Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 IMG-20260320-WA0015

Wakil Bupati Pakpak Bharat Instruksikan Maksimalisasi Upaya Penurunan Stunting di Desa

Sidikalang, Pakpak Bharat, MATANEWSTV com — Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd., menekankan pentingnya peran desa dalam percepatan penanggulangan stunting di wilayahnya. Hal tersebut disampaikannya dalam acara “Sosialisasi Peraturan Bupati Pakpak Bharat Nomor 46 Tahun 2022 Tentang Peran Pemerintahan Desa Dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting” yang diadakan di Aula Bale Sada Arih, Sidikalang, Rabu (28/5/2024).

Di hadapan seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Pakpak Bharat, Mutsyuhito menegaskan bahwa masih tingginya angka balita stunting di daerahnya menjadi perhatian serius.

Berdasarkan data Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi stunting di Pakpak Bharat mencapai 28,9%, menempatkannya di urutan keempat tertinggi di Sumatera Utara.

Mengingat angka stunting yang masih tinggi ini, saya minta kepada seluruh Pemerintah Desa agar lebih memaksimalkan upaya intervensi yang lebih sensitif dan tepat sasaran sesuai dengan faktor-faktor penyebab stunting di wilayahnya masing-masing,” ujar Mutsyuhito.

Ia mendorong para kepala desa untuk melakukan koordinasi intensif dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi terkait, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya dalam upaya pencegahan, penanggulangan, dan percepatan penurunan stunting.

Lebih lanjut, Mutsyuhito menjelaskan bahwa Peraturan Bupati No.46 Tahun 2022 membuka peluang bagi desa untuk melaksanakan program-program pencegahan dan penanganan stunting melalui penyusunan kegiatan-kegiatan yang relevan dan berskala desa menggunakan dana APB Desa.

Dengan terbitnya peraturan ini, desa kini memiliki landasan hukum yang kuat untuk secara aktif berkontribusi dalam penanggulangan stunting,” jelas Mutsyuhito.

Ia menekankan bahwa target nasional prevalensi stunting 14% pada tahun 2024 harus menjadi komitmen bersama untuk diwujudkan.

Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk membangun generasi penerus yang sehat dan bebas stunting,” pungkasnya.

Baca juga   Pemkab Pakpak Bharat Percepat Penanganan Stunting Melalui Rembuk Stunting 2024

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi aktif pemerintah desa dalam upaya penanggulangan stunting di Kabupaten Pakpak Bharat.

Dengan kerjasama dan komitmen yang kuat dari semua pihak, diharapkan target penurunan stunting dapat tercapai dan menghasilkan generasi penerus yang berkualitas. (Heri)

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *