Jakarta | matanewstv.com
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Thales, perusahaan teknologi global, guna mempercepat transformasi digital dan memperkuat keamanan siber di Indonesia.
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Strategic Partnership Agreement (SPA) yang melibatkan Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya, Direktur Enterprise & Business Service FM Venusiana, serta SVP Asia and Latin America Thales Guy Bonassi.
Melalui kemitraan ini, Telkom dan Thales berkomitmen untuk mengembangkan solusi keamanan digital inovatif serta memperkuat kapabilitas Telkom dalam membangun ekosistem Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia.
“Di Telkom, kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci inovasi dan pertumbuhan bisnis. Thales memiliki keunggulan dalam solusi pertahanan, teknologi satelit—termasuk pengembangan Satelit Merah Putih 2 Telkom—serta keamanan siber yang semakin kuat dengan akuisisi Imperva dan Gemalto. Dengan menggabungkan teknologi canggih ini dengan layanan digital Telkom, kami dapat menghadirkan solusi yang lebih baik bagi pasar Indonesia,” ujar Budi Setyawan Wijaya, Jumat (7/2/2025).
Sebagai perusahaan yang telah berkontribusi dalam digitalisasi kota-kota besar di dunia, Thales membawa teknologi berbasis data mining dan analisis data untuk meningkatkan efisiensi transportasi, keselamatan publik, serta infrastruktur keamanan.
Guy Bonassi menyambut baik kerja sama ini dan menilai kemitraan dengan Telkom membuka peluang besar dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan inklusif bagi Indonesia.
“Kami merasa terhormat menjadi bagian dari digitalisasi Telkom. Kemitraan ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga mendukung kedaulatan digital Indonesia. Kami optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang,” ungkap Guy Bonassi.
Melalui kemitraan ini, Telkom dan Thales diharapkan dapat menjadi motor penggerak transformasi digital nasional, menciptakan inovasi baru, meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta memperkuat daya saing Indonesia dalam perekonomian digital global.
■Nain
















