IMG-20260629-WA0278

Simulasi Sispam Kota Digelar di Polres Sergai dalam Rangka Operasi Mantap Praja Toba 2024

Sergai, matanewstv.com – Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) sebagai bagian dari Operasi Mantap Praja Toba 2024. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Hijau Polres Sergai pada hari Senin, 19 Agustus 2024, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Simulasi dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Sergai, Kompol Elisa Sibuea, S. Sos, yang didampingi oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Sergai, Kompol Azhari, S.E. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat utama (PJU) Polres Sergai serta personel Polres Sergai.

Simulasi ini mencakup berbagai skenario yang mencerminkan potensi ancaman dan gangguan dalam pelaksanaan pemilihan umum, antara lain:

1. Pencoblosan di TPS: Proses simulasi dimulai dengan kegiatan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
2. Kedatangan Pencoblos Tanpa Undangan: Situasi memanas ketika seorang warga datang ke TPS tanpa surat undangan, memicu keributan di lokasi.
3. Pemindahan Surat Suara ke KPU: Surat suara kemudian dipindahkan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).
4. Pencurian Kotak Suara: Beberapa orang melakukan pencurian kotak surat suara, yang memicu tindakan cepat dari kepolisian.
5. Penangkapan Pencuri:Kabag Ops segera menghubungi tim penindak untuk melakukan penangkapan terhadap para pelaku pencurian.
6. Tindakan Penangkapan: Tim tindak langsung melaksanakan penangkapan terhadap pencuri yang melarikan kotak suara.
7. Pemeriksaan TKP oleh Tim Inavis: Tim Inavis melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti.
8. Penghitungan Suara di KPU: Selanjutnya, dilakukan penghitungan surat suara di KPU.
9. Perbedaan Hasil Hitungan Suara: Terjadi perbedaan hasil penghitungan surat suara yang menyebabkan keributan di lokasi KPU.
10. Kedatangan Massa: Massa yang tidak puas dengan hasil penghitungan semakin banyak berdatangan.
11. Intervensi Dalmas Awal: Tim Dalmas awal turun ke lapangan untuk mengendalikan situasi.
12. Massa Semakin Anarkis: Situasi semakin tidak kondusif ketika massa bertindak lebih anarkis.
13. Intervensi Dalmas Lanjut: Tim Dalmas lanjutan dikerahkan untuk mengatasi kericuhan.
14. Tindakan Penangkapan Provokator: Tim tindak melakukan penangkapan terhadap para provokator di tengah massa.
15.Pembubaran Massa: Setelah provokator ditangkap, massa perlahan membubarkan diri.
16. Kembali ke Markas: Tim Dalmas kembali ke tempat semula setelah situasi terkendali.

Baca juga   Kapolsek Medang Deras Hadiri Upacara Peringatan HUT RI ke-79 di Kantor Camat Medang Deras

Simulasi Sispam Kota ini merupakan bagian dari persiapan Polres Sergai dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pemilu, memastikan setiap tahapan pemilu dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.   (Nain)

IMG-20260814-WA0199 IMG-20260810-WA0076

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *