SUMUT 🔷 matanewstv.com
Batu Bara | MATANEWSTV.com – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Umum Lima Puluh – Simpang Dolok, tepatnya di Dusun II, Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, pada Senin (28/7/2025) sekira pukul 18.10 WIB.
Insiden tersebut melibatkan sebuah becak motor tanpa pelat nomor dan satu unit mobil barang (mobar) truk Hino Elpiji BK 8360 VZ.
Akibat kecelakaan tersebut, satu orang penumpang becak motor dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di RSU Bidadari Batu Bara.
Kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), becak motor Honda Revo Fit yang dikendarai Wira Wibawa (23), seorang mahasiswa asal Lubuk Pakam, datang dari arah Simpang Dolok menuju Lima Puluh dengan membawa tiga penumpang: Ojam Mizwan Nasution (23), Andini Nur Anisyah (22), dan Raudathun Athfa (21).
Saat mencoba menghindari lubang di jalan sebelah kiri, becak motor tersebut bertabrakan langsung dengan truk Hino Elpiji yang dikemudikan oleh Vegi Yolanda (26), warga Desa Antara, Kecamatan Lima Puluh.
Benturan keras tak terhindarkan, mengakibatkan seluruh penumpang becak mengalami luka berat. Ojam Mizwan Nasution mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara pengendara dan dua penumpang lainnya mengalami luka patah dan robek di beberapa bagian tubuh.
Mereka langsung dievakuasi ke RSU Bidadari untuk mendapatkan penanganan medis.
Pengemudi truk, Vegi Yolanda, hanya mengalami luka ringan berupa lecet di bagian kening.
Kendaraan truk mengalami kerusakan pada kaca depan, bemper, serta bagian besi penutup belakang.
Barang Bukti dan Tindakan Polisi
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan dua unit kendaraan yang terlibat yakni becak motor tanpa pelat nomor dan truk Hino Elpiji BK 8360 VZ beserta surat-suratnya. Selain itu, satu lembar SIM B-I Umum atas nama pengemudi truk juga turut diamankan.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Batu Bara segera mengambil langkah cepat dengan melakukan olah TKP, mencatat keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan dan penyidikan lanjutan.
Laporan Polisi (LP) telah dibuat, disertai dengan sketsa TKP dan dokumen pendukung lainnya.
Saksi di TKP
Tiga saksi yang melihat langsung kejadian turut memberikan keterangan, yaitu Sandi (31), perangkat desa setempat; Agil Zeivilah (21), mahasiswa; serta Ibnu Tsafa (20), wiraswasta.
Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur rawan dan minim penerangan. Keselamatan adalah prioritas utama,” ujar Kapolres.
Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya kelengkapan surat kendaraan dan kondisi kendaraan sebelum digunakan, sebagai langkah pencegahan terhadap kejadian serupa.
(Nain)
















