Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

PSSI Minta Maaf atas Insiden Rasisme setelah Pertandingan Timnas U-23 Indonesia vs Guinea

 

MATANEWSTV com – Federasi Sepak Bola Guinea (FGF) menerima permintaan maaf resmi dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait insiden rasisme yang terjadi setelah pertandingan antara Timnas U-23 Indonesia dan Guinea.

Insiden tersebut terjadi pasca kekalahan Timnas U-23 Indonesia dengan skor 0-1 dalam babak playoff Olimpiade 2024 pada Kamis (9/5/2024) malam WIB.

Oknum suporter Indonesia melontarkan komentar rasisme di media sosial resmi Federasi Sepak Bola Guinea, yang menimbulkan kecaman luas.

Dalam surat resmi yang dikirim oleh PSSI kepada Presiden FGF, Aboubacar Sampil, Presiden PSSI, Erick Thohir, mengecam keras perilaku rasisme tersebut dan menyampaikan permintaan maaf yang tulus.

Beberapa jam setelah pertandingan, Federasi Sepak Bola Indonesia mengirimkan surat kepada Presiden Federasi Sepak Bola Guinea, Bapak Aboubacar Sampil. Dalam surat tersebut, Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia mengecam komentar rasis tersebut dan meminta maaf kepada Guinea,” dilansir BolaSport.com dari keterangan resmi dari FGF.

Surat permintaan maaf yang ditandatangani oleh Erick Thohir telah diunggah oleh FGF, sementara PSSI secara resmi mengucapkan selamat atas keberhasilan Guinea melaju ke putaran final Olimpiade 2024.

Surat dari PSSI tersebut disisipkan dalam sebuah tautan di rilis resmi FGF.

PSSI menulis surat nomor 2186/ULN/240/V-2024 dimulai dengan salam kepada FGF.

PSSI secara resmi menuliskan penyesalan dan permintaan maaf mengenai tindakan tak terpuji warganet Indonesia di media sosial.

Hal ini menjadi perhatian kami yang tulus dengan penyesalan yang mendalam terhadap beberapa individu tertentu dari Indonesia telah terlibat dalam perilaku yang tidak pantas dengan mengunggah komentar di akun resmi Instagram Asosiasi Sepak Bola Guinea,” tulis surat permintaan maaf resmi PSSI.

Baca juga   Maarten Paes belum bisa memperkuat Timnas Indonesia karena masalah administrasi. (AP/Abbie Parr)

Kami ingin menyampaikan yang paling tulus permintaan maaf atas kejadian yang disesalkan ini,” tulis surat tersebut.

Peristiwa ini menunjukkan komitmen PSSI dalam menegakkan sportivitas dan menghindari perilaku diskriminatif dalam sepakbola, serta menggarisbawahi pentingnya menghormati lawan dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play dalam setiap pertandingan. [Red]

Sumber : feguifoot.com/BolaSport.com

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *