SUMUT 🔷 matanewstv.com
Labusel | MATANEWSTV.com – Jajaran Polsek Kampung Rakyat bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Labuhanbatu Selatan bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video pemukulan terhadap bangkai seekor monyet lampung yang sempat menuai kecaman di media sosial.
Kejadian yang memicu reaksi publik itu memperlihatkan aksi tak pantas yang dilakukan dua pemuda, diduga warga Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Menyikapi hal ini, tim gabungan yang dipimpin IPDA M. Lumbantobing, S.H., bersama AIPTU Erson F. Siahaan, S.H., Brigadir Heri Candra, dan dua personel BBKSDA langsung melakukan penyelidikan ke lokasi pada Jumat malam (18/7/2025).
Sekitar pukul 20.30 WIB, tim tiba di Dusun Sidomulio dan berkoordinasi dengan Kepala Dusun Sei Toras, Ridwan. Dari hasil pencarian, salah satu pelaku yang terekam dalam video, Rahmad Alridho Hsb, berhasil diamankan.
Ia mengakui sebagai perekam video, sementara pelaku pemukulan adalah rekannya, Irwansyah.
Menurut pengakuan Rahmad, tindakan tersebut dilatarbelakangi kekesalan warga karena monyet lampung kerap merusak jok sepeda motor.
Namun demikian, ia menyadari kesalahan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf secara tertulis dan melalui video testimoni yang disampaikan kepada publik dan masyarakat Labuhanbatu Selatan.
Sementara itu, pencarian terhadap Irwansyah sempat mengalami kendala. Namun, pada Sabtu (19/7/2025), pihak BBKSDA melalui bantuan Kadus Ridwan berhasil menemuinya.
Irwansyah pun menjalani pembinaan dan turut menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui pernyataan tertulis dan video.
Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, M, S.I.K., mengapresiasi langkah cepat dan responsif yang dilakukan oleh jajaran Polsek Kampung Rakyat, Polsek Silangkitang, dan BBKSDA.
“Kami mengapresiasi cepatnya respons jajaran terkait dalam menangani kasus ini. Tindakan tersebut tidak hanya melanggar norma sosial, tetapi juga berpotensi melanggar hukum terkait perlindungan satwa liar. Kami mengimbau masyarakat agar bijak menyikapi gangguan dari hewan liar dan melaporkan kepada pihak berwenang daripada mengambil tindakan kekerasan,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut, Polres Labuhanbatu Selatan berkomitmen memperkuat sinergi dengan BBKSDA dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan satwa liar serta penyelesaian konflik manusia dengan hewan secara humanis dan sesuai hukum yang berlaku.
(Ali Doar Nasution S.Pd)
















