Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Kolaborasi BUMN: Pelindo Regional 1 dan ASDP Hadirkan Vending Machine UMK di Danau Toba untuk Dukung Ekonomi Lokal

matanewstv.com

DANAU TOBA –  MATANEWSTV.com — Dalam upaya mendorong pemberdayaan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di kawasan destinasi wisata, PT Pelindo Regional 1 bersama PT ASDP Indonesia Ferry resmi meluncurkan program vending machine UMK di Pelabuhan Ajibata, Danau Toba, melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Peluncuran program ini menjadi langkah nyata sinergi antar-BUMN dalam menghadirkan solusi inovatif berbasis teknologi bagi UMK.

Acara peresmian turut dihadiri Komisaris PT Pelindo (Persero) Jodi Mahardi, Executive Director 1 PT Pelindo Regional 1 Jonedi Ramli, jajaran manajemen ASDP, serta perwakilan pemerintah daerah.

Komisaris Pelindo, Jodi Mahardi, dalam sambutannya mengapresiasi sinergi tersebut yang dinilainya sebagai wujud nyata kontribusi BUMN bagi kemajuan ekonomi kerakyatan.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Vending machine UMK di kawasan wisata seperti Danau Toba akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat lokal dan mendekatkan produk UMK kepada wisatawan,” ungkapnya.

Sementara itu, Executive Director Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli menjelaskan bahwa lokasi Pelabuhan Ajibata dipilih karena strategis menjangkau wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Danau Toba.

Menurutnya, konsep digital vending machine mempermudah promosi sekaligus meningkatkan daya saing produk UMK secara modern.

“Kami ingin produk-produk lokal dari UMK binaan kami lebih dikenal luas. Teknologi vending machine memungkinkan pemasaran yang efisien dan menarik,” jelas Jonedi.

Vending machine ini menyediakan berbagai produk UMK, mulai dari makanan ringan, minuman herbal tradisional, hingga cendera mata buatan lokal. Seluruh produk telah melalui proses kurasi dengan standar kualitas, kebersihan, serta kemasan yang menarik.

Para pelaku UMK yang terlibat juga telah mendapatkan pelatihan intensif dari tim TJSL Pelindo dan ASDP, yang mencakup pengelolaan produksi, pemasaran digital, hingga teknik pengemasan.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menambahkan bahwa program ini dirancang sebagai pilot project yang bisa direplikasi di pelabuhan-pelabuhan lainnya di Indonesia.

“Kami berharap inisiatif ini tidak berhenti di Danau Toba. Ke depan, vending machine UMK akan hadir di berbagai pelabuhan penyeberangan sebagai sarana memperluas pasar bagi produk lokal dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat sekitar,” tuturnya.

Pelindo dan ASDP menargetkan program ini terus dievaluasi dan diperluas untuk menjangkau lebih banyak UMK binaan serta memperluas jangkauan pasar produk lokal melalui pendekatan teknologi dan inovasi.

(FS)

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Panen Perdana Jagung di Desa Pardomuan I, Bukti Nyata Sinergi Bhabinkamtibmas dan Warga Samosir Dukung Ketahanan Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *