Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 IMG-20260320-WA0015
Berita  

Kapolrestabes Medan Pimpin Apel KRYD, Tekankan Penanganan Tawuran, 3C, dan Premanisme

KYRD

SUMATERA UTARA | | MATANEWSTV.Com

Medan, Minggu (9/2/2025) — Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, menegaskan bahwa Kota Medan masih menghadapi tantangan dalam mengatasi berbagai bentuk kejahatan, termasuk tawuran, tindak kriminal 3C (Pencurian dengan pemberatan, Pencurian dengan kekerasan, dan Pencurian kendaraan bermotor), serta aksi premanisme.

Dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif, jajaran Polrestabes Medan terus meningkatkan langkah-langkah preemtif, preventif, dan represif.

Hal ini disampaikan Kapolrestabes saat memimpin apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Mapolsek Pancurbatu, Sabtu (8/2) malam.

Kejahatan Masih Menjadi Tantangan

Kapolrestabes mengakui bahwa masyarakat masih merasa tidak nyaman akibat maraknya aksi tawuran dan kejahatan jalanan.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa permasalahan ini merupakan pekerjaan rumah yang harus dituntaskan oleh pihak kepolisian.

“Yang masih menjadi hal tidak nyaman bagi masyarakat adalah tawuran, curat, curas, curanmor, serta premanisme. Itu tentu menjadi PR kita bersama,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi pencegahan, pihak kepolisian telah mengerahkan fungsi Binmas untuk melakukan sosialisasi mengenai bahaya kejahatan, serta melibatkan fungsi Sabhara dan Intelkam dalam patroli dan penyelidikan terhadap potensi tindak kriminal.

Namun, Kapolrestabes menegaskan bahwa upaya ini harus terus ditingkatkan agar hasilnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

Foto Kapolrestabes Medan : Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

Pentingnya Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

Kapolrestabes menekankan bahwa kehadiran polisi di lingkungan masyarakat harus memberikan dampak nyata.

“Kita melakukan kegiatan kalau tidak dapat dirasakan oleh masyarakat, maka kita harus evaluasi. Kehadiran kita di tengah masyarakat tentu sangat dibutuhkan dan dinantikan,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu permintaan utama masyarakat adalah peningkatan patroli keamanan, terutama di daerah rawan kejahatan.

Oleh karena itu, patroli preventif yang melibatkan Sat Brimob serta Dit Samapta Polda Sumut harus dilakukan secara intensif.

Fokus pada Kejahatan Jalanan dan Premanisme

Lebih lanjut, Kapolrestabes menginstruksikan agar patroli tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi juga proaktif dalam menangani berbagai gangguan keamanan.

“Patroli yang kita lakukan harus menemukan objek yang selama ini meresahkan masyarakat, baik itu aksi tawuran, geng motor, penggunaan senjata tajam, maupun peredaran narkoba,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh personel untuk menjaga kedisiplinan dalam menggunakan senjata api dan alat kepolisian lainnya agar tidak menimbulkan kesan negatif di masyarakat.

Jaga Ritme Penugasan dan Pelayanan 24 Jam

Di akhir amanatnya, Kapolrestabes mengimbau agar ritme penugasan diatur dengan baik sehingga pelayanan terhadap masyarakat tetap optimal sepanjang waktu.

“Jam berapa pun, kantor polisi harus tetap buka. Tidak ada alasan untuk tutup atau tidak tersedianya anggota,” tegasnya.

Dengan komitmen ini, diharapkan Polrestabes Medan dapat semakin memperkuat keamanan kota dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat.

Taslim^

(Sumber Humas Polrestabes Medan)..

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000
Baca juga   Satuan Samapta Polrestabes Medan Semarakkan HUT Bhayangkara ke-78 dengan Bakti Religi di Masjid Baitul Syifa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *