Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Diduga Tidak Transparan, PT Elnusa Petrofin Terlibat Pemotongan Uang Ritase Sopir Tangki

Medan Labuhan, matanewstv.com – Sejumlah sopir tangki PT Elnusa Petrofin di Fuel Terminal BBM Medan Group mengeluhkan kebijakan perusahaan yang dianggap tidak transparan terkait pemotongan uang ritase atau uang trip.

Keluhan ini muncul setelah para sopir mengaku mengalami kerugian akibat kebijakan sepihak yang diterapkan oleh manajemen PT Elnusa Petrofin.

Seorang sopir tangki, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa setiap pembayaran uang ritase bulanan langsung ditransfer ke rekening bank sopir sesuai dengan jarak tempuh operasional.

Namun, tidak ada rincian slip ritase per trip atau per hari yang diberikan kepada mereka. Hal ini menimbulkan kecurigaan di kalangan sopir, terutama karena pemotongan uang ritase kerap terjadi tanpa sepengetahuan mereka.

Kami sering kali meminta slip ritase kepada manajemen PT Elnusa Petrofin, tetapi justru mendapatkan respons marah dari mereka,” ungkap sumber tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa keluhan ini sudah disampaikan kepada kantor pusat PT Elnusa Petrofin di Medan, namun hingga saat ini belum ada tanggapan.

Sopir tangki menduga bahwa manajemen PT Elnusa Petrofin terlibat dalam praktik kecurangan dan KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) terkait pemotongan uang ritase.

Mereka mendesak agar pihak internal audit segera turun tangan untuk memeriksa kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Di sisi lain, Kepala Operasional PT Elnusa Petrofin, R. Singgih Laksana, ST, menyangkal tudingan tersebut saat dihubungi oleh tim matanewstv.com. “Itu tidak benar,” ucapnya singkat tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi tambahan dari pihak manajemen PT Elnusa Petrofin.

Namun, seorang mantan pegawai PT Elnusa Petrofin yang pernah bertugas di wilayah timur membenarkan bahwa praktik pemotongan uang ritase memang pernah terjadi di wilayahnya.

Baca juga   Dirlantas Polda Sumut Klarifikasi Kecelakaan Konvoi PJR tabrak Seorang Nenek adalah Hoax

Saya menerima laporan dari sopir bahwa pemotongan uang ritase bervariasi antara sopir satu dengan lainnya, dan hal ini membuat mereka resah,” ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, berdampak pada penurunan kinerja sopir.

Para sopir berharap agar pemotongan uang ritase ini segera diusut tuntas dan pelaku diberikan sanksi tegas oleh pimpinan pusat PT Elnusa Petrofin.

(Nain)

 

 

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *