Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Balita 5,5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Parbebsi, Polisi Lakukan Olah TKP

Balita Tenggelam Saat Mandi, Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Parbebsi

MATANEWSTV.com|Pematangsiantar — Seorang anak berusia 5,5 tahun berinisial WAF ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Parbebsi, Jalan Sibatu-baru Blok II, Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Kamis (23/4/2026) siang.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Personel piket Polsek Siantar Martoba, Polres Pematangsiantar, bergerak cepat menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.

Kapolsek Siantar Martoba, AKP Martua Manik, menjelaskan bahwa korban sebelumnya pergi ke sungai bersama adik kandungnya yang masih kecil untuk mandi. Lokasi sungai berada tidak jauh dari belakang rumah orang tua mereka.

Sesampainya di sungai, korban langsung masuk ke air yang memiliki kedalaman sekitar 2,5 meter, sementara adiknya menunggu di pinggir,” ujar Martua.

Tak lama kemudian, sang adik melihat korban tenggelam dan langsung menangis meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar oleh seorang warga bernama Ramli Sianipar bersama sejumlah rekannya yang sedang berada di area perladangan tak jauh dari lokasi.

Warga kemudian bergegas menuju sungai dan melakukan pencarian. Korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan segera dievakuasi ke tepi sungai. Warga sempat memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya korban dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas Polsek Siantar Martoba yang dipimpin Pawas IPTU Ritca Siahaan bersama Kanit Reskrim IPDA Juhandya Malau turut melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP). Tak lama berselang, ibu korban berinisial E (26) tiba di lokasi dan menyepakati untuk membawa anaknya ke fasilitas kesehatan.

Korban sempat dibawa ke puskesmas terdekat, namun petugas medis menyarankan agar dirujuk ke Rumah Sakit Evarina Etaham. Dengan menggunakan mobil BPBD Kota Pematangsiantar, korban kemudian dibawa ke rumah sakit tersebut.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan. Orang tua korban juga telah membuat pernyataan tidak dilakukan autopsi,” tutup AKP Martua.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat berada di sekitar area berisiko seperti sungai atau perairan terbuka.

(Nain)

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Polres Simalungun Tinjau Lahan Tumpang Sari Jagung di Kebun Karet PTPN III

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *