Medan, 5 Juni 2024 MATANEWSTV com — Sejak Rabu pagi (5/6/2024), Kota Medan, khususnya di wilayah Medan Utara, dilanda pemadaman listrik berkepanjangan. Pemadaman ini mencapai 4 jam lamanya tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN, membuat warga resah dan tidak bisa beraktivitas.
Warga mengeluhkan kondisi ini, terutama saat siang hari. “Kalau lampu mati ini nggak bisa bertahan di rumah, panas,” ujar salah satu warga. Anak-anak pun kesulitan belajar di malam hari dan tidak bisa beraktivitas lainnya.
Pemadaman listrik ini bukan hanya terjadi di Medan Utara, tetapi juga di beberapa wilayah Sumatera Utara lainnya.
Diduga, pemadaman ini disebabkan oleh defisit mesin pembangkit di Sumatera Selatan yang terkoneksi ke seluruh Sumatera.
Hal ini mengakibatkan PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir untuk menghemat energi.
Kondisi ini diperparah dengan dugaan adanya sebagian aset PLN yang dialihkan ke perusahaan swasta, sehingga PLN mengalami defisit.
Jika benar, dikhawatirkan Sumatera akan mengalami krisis penerangan yang membawa kita kembali ke era 1960-an dan 1980-an, di mana masyarakat harus menggunakan lampu senter, obor, dan lilin untuk penerangan.
Pemadaman listrik yang tidak menentu ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada sektor pendidikan.
Pihak sekolah terpaksa meliburkan siswanya karena tidak ada penerangan yang memadai untuk kegiatan belajar mengajar.
Warga berharap PLN dapat segera menyelesaikan masalah ini dan memberikan solusi yang tepat agar pemadaman listrik tidak terulang kembali.
Mereka juga meminta PLN untuk lebih transparan dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan pemadaman listrik. (Nain)
















