Pakpak Bharat, MATANEWSTV com — Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika hari ini menyelenggarakan “Rapat Koordinasi dan Evaluasi Dewan Smart City.”
Acara ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi perkembangan Smart City di Kabupaten Pakpak Bharat, yang telah menjadi peserta penyusunan MasterPlan Smart City sejak tahun 2022.
Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM, membuka kegiatan tersebut dengan menguraikan berbagai tantangan dan peluang dalam pengembangan Smart City di daerah ini.
Beliau menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Pakpak Bharat masih terjebak dalam skema rutinitas di mana ketergantungan pada anggaran APBD menjadi sangat dominan. “No APBD, no Smart City,” ujar Jalan Berutu.
Padahal, menurutnya, pengembangan Smart City seharusnya dapat melibatkan berbagai stakeholder di luar pemerintah, seperti dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR).
Selain itu, Sekda juga menyoroti kurangnya ketersediaan sumber daya manusia (SDM) teknis yang mumpuni, infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang belum merata, serta minimnya komitmen dari pemimpin daerah.
Namun demikian, Jalan Berutu juga menekankan bahwa adanya Peraturan Bupati tentang Master Plan Smart City telah menyediakan payung hukum yang mempermudah koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah dalam mengintegrasikan dan mengevaluasi program-program Smart City.
“Smart City merupakan wilayah yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari dengan tujuan mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga,” jelas Jalan Berutu.
Gerakan Smart City sendiri diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia sejak tahun 2017, dengan mengikutsertakan kabupaten/kota dalam kegiatan penyusunan Master Plan Smart City yang diharapkan dapat menjadi role model pelaksanaan kota pintar bagi daerah-daerah lain.
Kabupaten Pakpak Bharat terpilih menjadi salah satu peserta penyusunan Master Plan Smart City sejak tahun 2022, dan terus berupaya untuk mengembangkan konsep Smart City demi meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.
Acara yang digelar di Kantor Bupati Pakpak Bharat ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari perangkat daerah, akademisi, dan sektor swasta.
Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta berbagi ide dan strategi untuk mengatasi tantangan serta memaksimalkan peluang dalam pengembangan Smart City di Kabupaten Pakpak Bharat.
Dengan adanya rapat koordinasi dan evaluasi ini, diharapkan semua pihak dapat bersinergi dan berkomitmen untuk mewujudkan Kabupaten Pakpak Bharat sebagai Smart City yang inovatif dan berkelanjutan. (Heri)















