IMG-20260629-WA0278

Wartawan Medan “Mengetuk Pintu Langit”, Doakan Lima Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

MEDAN, MATANEWSTV.COM — Kekhawatiran atas nasib lima jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten, menggugah puluhan wartawan di Medan untuk berkumpul dan berdoa.

Mereka menggelar “Doa Bersama Mengetuk Pintu Langit” di Surau MIFA (Majelis Ilmu Fardu Ain), Delitua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu, 16 September 2026.

Doa bersama digelar ketika pencarian Tim SAR Gabungan memasuki hari kesembilan. Hingga saat itu, delapan orang yang berada dalam speedboat yang menjelajahi perairan Selat Sunda belum ditemukan. Lima di antaranya merupakan jurnalis, sementara tiga lainnya adalah awak kapal dan pemandu.

Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoerunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Jaidi dari Anadolu, serta Donal, jurnalis freelance.

Sementara tiga orang lainnya adalah Kapten Warta, ABK Surakman, dan pemandu bernama Heriyanto.

Di tengah ketidakpastian itu, operasi pencarian terus diperluas. Tim SAR Gabungan mengerahkan 22 alat utama sistem pertolongan (alut) air yang dibagi ke dalam delapan sektor laut. Total area pencarian mencapai sekitar 3.439 mil laut persegi.

Operasi juga diperkuat dua unit drone thermal Basarnas serta pemantauan di wilayah pesisir Pulau Enggano dan perairan Bengkulu.

Pada hari kesembilan ini, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan mengerahkan 22 alut air yang dibagi ke dalam delapan sektor laut,ujar Kepala Basarnas Al Amrad.

Bagi para wartawan di Medan, operasi pencarian tersebut bukan sekadar berita yang mereka ikuti dari ruang redaksi. Lima orang yang masih dicari adalah sesama pekerja media yang hilang ketika menjalankan tugas jurnalistik.

Doa bersama dipimpin Pembina DPW Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara, Tuan Guru Deli (TGD) Prabu Kresna Erde, yang juga mantan wartawan. Dalam tausyiahnya, ia mengaitkan profesi jurnalistik dengan tanggung jawab menyampaikan kehidupan kepada publik.

Profesi jurnalistik adalah profesi yang mulia di hadapan Allah Tuhan Yang Maha Kuasa karena wartawan mengabarkan kehidupan,” kata Prabu.

Ia menyampaikan keyakinan dan doa agar kelima jurnalis tersebut tetap berada dalam lindungan Tuhan. Pernyataan mengenai kemungkinan mereka telah “menyatu dengan Tuhan” dan menjadi syahid disampaikan Prabu dalam konteks tausyiah keagamaan dan keyakinan pribadinya.

Insya Allah mereka syahid karena takdir Allah SWT,ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPW IMO Sumut H. Ahmad Nuar Erde dan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut Erris Napitupulu.

Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik disebut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut, namun berhalangan hadir.

Ahmad Nuar mengatakan doa bersama digelar sebagai bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar batin agar kelima jurnalis tersebut dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kita berinisiatif menggelar doa bersama ini untuk memohon kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa agar kelima jurnalis tersebut dapat selamat dan terhindar dari musibah saat melaksanakan tugas,” ujar Nuar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada wartawan yang hadir serta kepada Prabu Kresna Erde yang menyediakan Surau MIFA sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Erris Napitupulu berharap doa yang dipanjatkan bersama tersebut dikabulkan Tuhan dan Tim SAR Gabungan tidak menghentikan upaya pencarian.

Kita berharap doa ini dijabah Allah Tuhan Yang Maha Esa dan kelima sahabat jurnalis itu ditemukan, bagaimanapun kondisinya. Kita juga berharap Tim SAR Gabungan dapat terus mengupayakan pencarian sahabat kita itu,kata Erris.

Di laut, pencarian masih berlangsung. Di Medan, para jurnalis memilih menempuh ikhtiar lain: berkumpul, menundukkan kepala, dan mengetuk pintu langit untuk lima rekan seprofesi yang belum diketahui nasibnya.

(A.yd)

IMG-20260814-WA0199IMG-20260810-WA0076
Baca juga   Polres Batu Bara Gelar Patroli Blue Light, Amankan Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *