Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

GSN dan Patroli Gabungan Dinilai Efektif, Polrestabes Medan Ungkap 250 Kasus dalam Sebulan

Polrestabes Medan ungkap 250 kasus kriminal dan narkoba dalam sebulan melalui operasi GSN dan patroli gabungan.

MATANEWSTV.com | MEDANKombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H  menyatakan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) dan patroli pencegahan kejahatan jalanan terbukti efektif menekan angka kriminalitas dan peredaran narkoba di wilayah Medan.

Hal itu disampaikan Jean Calvijn saat konferensi pers di halaman Mapolrestabes Medan, Senin (4/5/2026).

Terbukti ampuh dan memberikan efek jera melalui kegiatan GSN dan patroli di titik-titik rawan,” ujar Jean Calvijn di hadapan sejumlah unsur Forkopimda dan awak media.

Dalam operasi selama satu bulan terakhir, Satresnarkoba dan Satreskrim Polrestabes Medan berhasil mengungkap 250 laporan polisi dengan total 290 tersangka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 tersangka diketahui merupakan residivis.

Selain itu, polisi juga mengidentifikasi tujuh tersangka yang terlibat dalam sejumlah perkara lain yang sebelumnya belum terungkap. Ketujuh tersangka itu disebut berkaitan dengan 22 laporan polisi di wilayah hukum Polrestabes Medan dan jajaran polsek.

Dalam pengungkapan kasus narkotika, aparat menyita barang bukti berupa 24.570 butir ekstasi, 1.790 cartridge pod liquid vaping, serta sabu seberat 2.324,44 gram.

Sementara untuk kasus kriminalitas jalanan, polisi mengamankan sekitar 130 unit sepeda motor berbagai merek dan puluhan senjata tajam.

Jean Calvijn menjelaskan, dari total kasus yang berhasil diungkap, sebanyak 117 kasus merupakan tindak pidana kejahatan jalanan, meliputi pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Menurutnya, kasus curanmor masih menjadi jenis kejahatan yang paling dominan terjadi di Kota Medan.

Karena itu, kami menampilkan sekitar 130 kendaraan bermotor hasil kejahatan yang berhasil diamankan,” katanya.

Ia menambahkan, intensifikasi patroli rutin, termasuk patroli gabungan TNI-Polri dan edukasi kepada masyarakat, turut memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka kriminalitas.

Polrestabes Medan mencatat kasus pencurian dengan kekerasan mengalami penurunan hingga 14 persen dan hanya terdapat tiga kasus selama periode operasi berlangsung.

Meski demikian, kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan serupa, terlebih satu dari tiga kasus tersebut melibatkan pelaku residivis.

Dalam konferensi pers itu, polisi juga menampilkan barang bukti hasil kejahatan berupa 129 unit sepeda motor, satu unit becak, dan satu unit mobil yang rencananya akan dikembalikan kepada para pemiliknya melalui program pengembalian barang bukti.

Kami akan melaksanakan pengembalian kendaraan bermotor hasil kejahatan kepada masyarakat,” pungkas Jean Calvijn.

(Rosma)

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Arus Peti Kemas PT PMT Tumbuh 9 Persen Hingga Juli 2025, Kuala Tanjung Catat Lonjakan Internasional 1.000 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *