SUMUT | matanewstv.com
MATANEWSTV.com | SIMALUNGUN – Guna menciptakan suasana aman dan kondusif di wilayahnya, Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polres Simalungun menggelar Patroli Blue Light secara intensif di kawasan strategis Kota Parapat, Jumat malam (1/8/2025).
Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas, khususnya tindak pidana 3C (curas, curat, dan curanmor), serta menjamin keamanan objek vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Patroli yang dimulai sejak pukul 19.00 WIB hingga larut malam itu menyasar sejumlah titik rawan dan objek vital seperti SPBU, perbankan, dan gerai ritel modern.
Menggunakan kendaraan dinas dengan lampu rotator biru menyala, tim patroli menyusuri Jalan Besar Parapat dan sekitarnya dalam pola mobile yang dinamis dan terukur.
Kasat Pamobvit Polres Simalungun, AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli Blue Light adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mencegah aksi kriminalitas dan menjaga stabilitas kamtibmas, terutama di kawasan objek vital. Ini bagian dari pelayanan maksimal kepada masyarakat agar mereka merasa aman beraktivitas, bahkan di malam hari,” jelas AKP Hengky saat dikonfirmasi pada pukul 21.50 WIB.
Dalam pelaksanaannya, tim patroli yang terdiri dari Aiptu E. Rivai, Aiptu K.T. Saragih, dan Aipda Hendro Purba juga menyempatkan berdialog langsung dengan petugas keamanan (security) di sejumlah lokasi.
Interaksi ini menjadi sarana untuk bertukar informasi serta menyampaikan imbauan kamtibmas guna meningkatkan kewaspadaan.
“Kami mengingatkan para petugas keamanan untuk terus meningkatkan pengawasan dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika menemukan hal-hal mencurigakan. Kolaborasi yang solid antara kepolisian dan pihak swasta sangat penting untuk mencegah kejahatan sejak dini,” ujar Aipda Hendro Purba.
Dari hasil patroli malam itu, seluruh titik yang disambangi terpantau dalam kondisi aman dan kondusif.
Tidak ditemukan adanya indikasi gangguan keamanan maupun aktivitas mencurigakan, termasuk balap liar atau pergerakan kelompok yang meresahkan.
AKP Hengky menjelaskan, penggunaan lampu biru dalam patroli malam memiliki efek psikologis yang kuat terhadap pelaku kejahatan.
“Kehadiran kendaraan patroli dengan lampu biru menyala mampu menurunkan niat pelaku kejahatan sekaligus memberikan ketenangan bagi masyarakat. Ini bukan hanya simbol keamanan, tetapi strategi kehadiran polisi yang terasa langsung,” tegasnya.
Patroli malam itu berlangsung lancar dengan cuaca yang mendukung.
Tim terus bergerak menyisir lokasi-lokasi yang dianggap rawan dan memiliki potensi kerawanan tinggi, terutama saat akhir pekan dan malam hari.
Ke depan, Sat Pamobvit berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi dan jangkauan patroli Blue Light, menyesuaikan dengan dinamika ancaman kamtibmas yang berkembang.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat. Mari bersama menjaga keamanan lingkungan, karena partisipasi warga sangat penting. Jangan ragu untuk melapor jika ada hal yang mengganggu kenyamanan,” tutup AKP Hengky.
Dengan pelaksanaan Patroli Blue Light ini, Sat Pamobvit Polres Simalungun membuktikan bahwa pengamanan terhadap objek vital bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari strategi kamtibmas terpadu yang dijalankan secara profesional, humanis, dan responsif demi menjaga ketenangan masyarakat. (Ilham Lubis)

















