SUMUT 🔷 matanewstv.com
MATANEWSTV com | Deli Serdang —
Warga Desa Kelambir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kembali menyuarakan keresahan mereka terhadap kondisi Jembatan Titi Payung yang kian memprihatinkan.
Jembatan penghubung utama antara Hamparan Perak dan Tandem Binjai itu kini berlubang parah, menyerupai kubangan kerbau, dan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengendara.
Akses vital ini tak hanya menopang mobilitas masyarakat sehari-hari, tetapi juga menjadi jalur penting untuk aktivitas pendidikan, pertanian, hingga perdagangan.
Kerusakan pada lantai jembatan yang nyaris amblas serta struktur penyangga yang rapuh telah menghambat kelancaran transportasi warga.
“Kami masyarakat Desa Kelambir memohon kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara agar segera menindaklanjuti perbaikan jembatan ini. Jangan tunggu jatuh korban,” ujar salah seorang warga dalam aksi damai yang digelar Jumat dini hari (1/8) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kepala Desa Kelambir, Ibrahim, turut membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, pemerintah desa sudah berulang kali mengusulkan perbaikan ke pihak terkait, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
“Benar, jembatan Titi Payung sudah sangat memprihatinkan. Kami sudah mengajukan permohonan ke pihak kabupaten, bahkan sampai ke tingkat provinsi. Kami mendukung suara masyarakat agar perbaikan ini segera diprioritaskan,” ungkapnya saat dikonfirmasi.
Sebagai bentuk mitigasi sementara, pemerintah desa telah memasang rambu peringatan dan membatasi kendaraan berat melintas di atas jembatan.
Namun, langkah tersebut dinilai belum cukup untuk menghindari potensi kecelakaan yang lebih serius.
Warga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Dinas Bina Marga, segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan permanen sebelum akses tersebut benar-benar putus atau menelan korban jiwa.
(Nain)

















