IMG-20260629-WA0278

Pelindo Multi Terminal Perkuat Transformasi Pelabuhan, Produktivitas Bongkar Muat Melonjak

SUMUT | | MATANEWSTV.Com

Belawan, Senin (7/3/2025) PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola operasional terminal NonPetikemas, terus berkomitmen memperkuat kinerja operasional di seluruh terminal yang dikelolanya.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah transformasi pelabuhan berbasis 6 (enam) prinsip utama :

  1. Proses bisnis,
  2. Sumber Daya Manusia (SDM),
  3. Teknologi,
  4. Peralatan,
  5. Infrastruktur, serta
  6. Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal, Arif Rusman Yulianto, mengungkapkan bahwa proses transformasi ini telah dimulai sejak akhir 2022 dan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan produktivitas pelabuhan dan memperpendek waktu singgah kapal (port stay),” ujarnya.

Produktivitas Bongkar Muat Melonjak

Hasil dari transformasi ini mulai terlihat signifikan. Produktivitas bongkar muat komoditas curah kering di Branch Jamrud Nilam Mirah Surabaya meningkat 51%, dari sebelumnya 1.499 Ton/Ship/Day (T/S/D) menjadi 2.266 T/S/D. Sejalan dengan peningkatan ini, waktu port stay di pelabuhan tersebut berkurang dari 58 jam menjadi 50 jam.

Tak hanya itu, arus bongkar muat komoditas general & bag cargo juga mengalami lonjakan. Pada 2024, tercatat volume mencapai 30,25 juta ton/m³, tumbuh 19,55% secara year-on-year (yoy). Komoditas curah kering seperti batu bara, bijih besi, gula, dan kedelai meningkat 7,15% menjadi 59,08 juta ton.

Sektor kendaraan juga mencatat pertumbuhan signifikan, dengan volume bongkar muat naik 21,63% dibandingkan 2023 menjadi 1,84 juta unit. Komoditas gas mengalami kenaikan 5,86% menjadi 13,97 MMBTU.

Standarisasi dan Digitalisasi Pelabuhan

Transformasi Pelindo Multi Terminal juga mencakup standarisasi dan sistemisasi operasional di setiap pelabuhan. Dengan menerapkan sistem PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose), operasional terminal kini berbasis planning and control, sehingga lebih efisien dan terintegrasi.

“Pelindo Multi Terminal berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pelabuhan guna menciptakan rantai logistik yang lebih efisien. Fokus kami saat ini adalah modernisasi fasilitas terminal, penguatan kemitraan, serta penerapan teknologi canggih untuk membentuk masa depan perusahaan,” kata Arif.

Dukungan Kemitraan dan Modernisasi Pelabuhan

Sebagai bagian dari komitmen mempercepat transformasi pelabuhan, Pelindo Multi Terminal juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing logistik nasional dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Saat ini, Pelindo Multi Terminal mengelola 20 cabang yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.

Selain itu, terdapat 3 (tiga) anak perusahaan yang beroperasi di bawah naungannya, yakni :

  1. PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) yang mengelola 11 cabang,
  2. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT/IPCC) yang mengelola 6 terminal, serta
  3. PT Terminal Curah Utama.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Pelindo Multi Terminal optimistis mampu menghadirkan layanan pelabuhan yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

🔹 Arianto 

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Peringati HUT RI Ke 80, BNCT Sukses Selenggarakan Turnamen Tenis Lapangan di Wilayah Pelindo Group Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *