Simalungun | matanewstv.com
Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan, Polres Simalungun melakukan pengecekan lahan milik PTPN III Regional I Bandar Betsi di Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun. (7/1/2025)
Pengecekan ini dipimpin oleh Kabagren Polres Simalungun, AKP Tugono, S.H., bersama Kapolsek Perdagangan, AKP Ibrahim Sopi, S.H., M.H.
Rombongan Polres disambut langsung oleh Menejer Perkebunan PTPN III Regional I Bandar Betsi, Agus Dwi Surya, didampingi APK Bestari Tarigan.
Dalam kesempatan tersebut, Agus menjelaskan bahwa dari total luas lahan 501,15 hektar, sekitar 289,01 hektar adalah tanah konversi (TK).
Sebanyak 25% dari lahan TK, atau sekitar 72,25 hektar, dinilai layak untuk ditanami jagung secara tumpang sari di antara tanaman karet dan kelapa sawit.
“Penanaman akan dilakukan dengan pola enam baris jagung pada lahan pikul, sehingga tidak mengganggu tanaman inti yang tersebar di enam afdeling,” ungkap Agus.
Pengecekan lahan dilakukan bersama APK dan petugas lapangan untuk memastikan kesesuaian lokasi dengan rencana penanaman.
Kegiatan ini juga bertujuan memastikan bahwa program tumpang sari tidak merusak tanaman inti seperti pohon karet yang ada di lahan tersebut.
“Kami mendukung penuh program ketahanan pangan ini. Langkah awal ini sangat penting untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman,” ujar AKP Tugono, S.H., dalam keterangannya.
Program tumpang sari jagung di kebun karet PTPN III merupakan bagian dari kolaborasi antara perusahaan perkebunan dan Polres Simalungun untuk meningkatkan hasil pangan di wilayah tersebut.
Ke depan, Polres Simalungun akan terus memantau dan mendukung program ini agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekitar.
□Ilham Lubis

















