Medan, matanewstv.com –
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), menunjukkan dukungan kuat terhadap program “Makan Siang Bergizi di Sekolah.” Program ini diperkenalkan dalam Rapat Koordinasi Sinergitas dan Kolaborasi yang melibatkan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Acara berlangsung di Hotel Grand Antares, Medan, Kamis (14/11), dan dihadiri perwakilan Dinas Koperasi UKM serta Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Program ini bertujuan untuk memperkuat peran koperasi sebagai penyedia makanan sehat bagi siswa. Melalui langkah ini, pemerintah Sumatera Utara berupaya mendukung pencapaian visi “Indonesia Emas 2045.”

Kepala Dinas Koperasi UKM Sumut, Naslindo Sirait, mengungkapkan harapannya agar koperasi sekolah dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam menyediakan makanan bergizi, sekaligus membantu memperkuat ekonomi lokal.
“Koperasi dapat menjadi ujung tombak penyedia pangan berkualitas di sekolah-sekolah. Dengan adanya kolaborasi ini, kami harapkan terbentuk ekosistem pendidikan yang mendukung kesejahteraan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Naslindo.
Pada kesempatan yang sama, rapat ini turut membahas peran koperasi dalam mendukung pembangunan ekonomi sesuai target Astacita sebagai upaya menuju Indonesia Maju.
Dinas Pendidikan Sumut juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pembentukan koperasi di sekolah-sekolah, sehingga akses pangan sehat yang terjangkau bagi siswa semakin mudah dicapai.
Hasil penting yang dicapai dalam rapat koordinasi ini antara lain:
1. Pemanfaatan koperasi sebagai penyedia utama dalam program Makan Siang Bergizi di sekolah.
2. Penguatan regulasi bagi koperasi yang bergerak di bidang pangan dan gizi di lingkungan sekolah.
3. Peningkatan sosialisasi mengenai pembentukan koperasi di sekolah melalui kolaborasi antara Dinas Koperasi dan Dinas Pendidikan.
Dengan sinergi ini, Provinsi Sumatera Utara diharapkan menjadi contoh dalam optimalisasi koperasi untuk mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak, serta berkontribusi pada pencapaian Indonesia Emas 2045. (YD)

















