Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Sejumlah Kepala Desa di Cisewu Desak Camat Lengser, Pertanyakan Kualitas Pembangunan Kantor Kecamatan

GARUT, matanewstv.com – Sejumlah kepala desa di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap kinerja Camat Cisewu, Hery.

Mereka mendesak agar Hery segera lengser dari jabatannya, dengan alasan tidak ada sinergi yang baik antara pihak kecamatan dan pemerintahan desa.

Salah satu kepala desa yang enggan disebutkan namanya, menyatakan bahwa hubungan antara camat dengan kepala desa selama ini tidak harmonis, termasuk dalam berkoordinasi dengan Kapolsek Cisewu.

“Kami merasa camat tidak mendukung pembangunan di desa dan tidak berkoordinasi dengan baik. Ini berdampak pada pelayanan masyarakat yang menjadi tidak optimal,” ungkapnya pada Jumat (7/9).

Keluhan lain juga datang dari beberapa kepala desa yang menilai camat bersikap otoriter serta kurang transparan dalam pengambilan keputusan, terutama terkait program pembangunan di wilayah mereka.

“Kami sering tidak dilibatkan dalam perencanaan maupun pelaksanaan program pembangunan yang seharusnya menjadi prioritas bersama,” tambah kepala desa lainnya yang juga enggan disebutkan identitasnya.

Menanggapi desakan para kepala desa, Hery menyatakan bahwa dirinya selalu berusaha bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kapolsek Cisewu.

“Kapolsek baru menjabat sekitar satu bulan, dan kami selalu mengundangnya dalam setiap acara di kecamatan,” ujarnya.

Terkait hubungan dengan kepala desa, Hery berkomentar bahwa ketidakpuasan adalah hal yang wajar dalam proses kepemimpinannya.

“Dari sembilan kepala desa, mungkin ada yang kurang puas, itu biasa. Saya bukan alat pemuas,” katanya sambil tertawa.

Ia juga menegaskan tidak pernah mempersulit urusan selama semuanya sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, pembangunan Gedung Kantor Kecamatan Cisewu yang menelan anggaran Rp1,76 miliar dari APBD Garut 2023 menjadi perhatian publik.

Sejumlah aktivis dan masyarakat mempertanyakan kualitas pembangunan yang dianggap tidak sesuai spesifikasi.

Baca juga   Muspika Sungai Kanan Gelar Pawai Obor Sambut Ramadan 1446 H dengan Penuh Khidma

Hery mengakui adanya ketidaksesuaian dalam spesifikasi gedung yang dibangun. “Ini terjadi karena pengawasan proyek tidak dilakukan oleh ahlinya,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Gedung tersebut telah diresmikan oleh Bupati Garut, H. Rudy Gunawan, pada 5 Desember 2023. Namun, beberapa kepala desa mengaku tidak mengetahui bahwa peresmian telah dilakukan.

“Bagi kami, kedatangan Pak Bupati hanya untuk kunjungan kerja, bukan peresmian gedung kantor kecamatan,” ujar seorang kepala desa.

Kontroversi mengenai pembangunan Gedung Kantor Kecamatan Cisewu terus berlanjut, dengan berbagai pihak mendesak penjelasan lebih lanjut terkait spesifikasi dan proses peresmian gedung tersebut.

(Nain)

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *