MATANEWSTV.com || Karimun — Upaya meningkatkan keselamatan masyarakat pesisir terus dilakukan Satpolairud Polres Karimun. Di tengah cuaca laut yang tidak menentu, personel Satpolairud turun langsung membagikan life jacket kepada nelayan perbatasan di Desa Parit, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun, Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB itu dipimpin Ps. Kasatpolairud Polres Karimun IPTU Judit Dwi Laksono, S.Tr.K., S.I.K., didampingi Kanit Patroli IPDA Felly Eka Saputra, S.Ikom bersama lima personel lainnya.
Selain membagikan alat keselamatan berupa jaket pelampung, personel Satpolairud juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada nelayan terkait pentingnya keselamatan saat berlayar, khususnya menghadapi potensi cuaca ekstrem di wilayah perairan perbatasan.
Ps. Kasatpolairud Polres Karimun IPTU Judit Dwi Laksono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif guna menekan risiko kecelakaan laut yang dapat mengancam keselamatan nelayan.
“Kami hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat pesisir. Pembagian life jacket ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri agar nelayan lebih terlindungi saat melaut, terlebih dalam kondisi cuaca yang tidak menentu,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para nelayan agar tidak memaksakan diri melaut ketika kondisi cuaca memburuk demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat, khususnya nelayan di wilayah pesisir dan perbatasan, menjadi prioritas utama kepolisian.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan perlindungan dan rasa aman melalui langkah-langkah preventif.
“Kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlayar semakin meningkat, sehingga risiko kecelakaan laut dapat diminimalisir,” kata Kapolres.
Polres Karimun juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk segera menghubungi Call Center 110 apabila terjadi keadaan darurat maupun kecelakaan di laut.
(Nanang)
















