IMG-20260629-WA0278

Pam Obvitnas Kodaeral I Gagalkan Dugaan Illegal Tapping Avtur di Jalur Pipa Pertamina

DELI SERDANG || MATANEWSTV.com — Personel Pengamanan Objek Vital Nasional (Pam Obvitnas) Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) menggagalkan dugaan aksi illegal tapping atau penyadapan ilegal terhadap jalur pipa distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis avtur milik PT Pertamina Patra Niaga AFT Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Aksi tersebut terungkap setelah personel menerima informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan berupa penggalian tanah dan pemasangan selang di sekitar jalur pipa Pertamina di Dusun I, Desa Pantai Labu Pekan, Kecamatan Pantai Labu, Sabtu (5/9/2026).

Merespons laporan itu, Sertu Gian Pratama Putra dan Serda Panser Hutabarat melakukan pengecekan ke lokasi. Mereka menemukan selang plastik berdiameter sekitar satu inci yang tertanam di dalam tanah. Salah satu ujung selang ditemukan tergulung dan disembunyikan di balik semak-semak di pinggir sungai.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Koordinator Area Pam Obvitnas Kodaeral I, Lettu Mar Olpen Situmorang. Informasi itu selanjutnya ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga.

Tim gabungan Kodaeral I dan Pertamina kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Lettu Mar Olpen Situmorang bersama Officer 1 Geo Security PT Pertamina MOR I Sumbagut, M. Sukriyanto, tiga personel Pam Obvitnas, serta Manager Area AFT Kualanamu, I Made Derta, melakukan pemeriksaan di sekitar jalur pipa.

Petugas kemudian membongkar perangkat yang tertanam di sekitar area sungai. Proses pemeriksaan dan pembongkaran berlangsung lebih dari satu jam.

Dari lokasi, tim mengamankan sebuah keran air berukuran satu inci dan satu rol selang plastik berwarna merah dengan ukuran satu inci. Selang tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 300 hingga 400 meter.

Seluruh barang yang ditemukan kemudian dibawa dan diamankan di Posal Pantai Labu untuk proses penanganan lebih lanjut.

Baca juga   Hati- Hati Jalan Lintas Menuju Pelabuhan Rusak Parah

Kodaeral I menyebut respons cepat personel terhadap informasi masyarakat tersebut berhasil mencegah dugaan aksi illegal tapping sebelum BBM jenis avtur sempat disedot dan dialirkan.

Langkah itu juga dinilai dapat mencegah potensi gangguan terhadap keamanan distribusi energi strategis, khususnya jalur pipa yang memasok kebutuhan avtur di kawasan Bandara Internasional Kualanamu.

Hingga pemeriksaan selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Temuan perangkat tersebut selanjutnya menjadi bahan penanganan dan pendalaman oleh pihak terkait.

Sumber : Dispen Kodaeral I

(AH)

IMG-20260814-WA0199IMG-20260810-WA0076

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *