KARIMUN, MATANEWSTV.com – Kepala Subseksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Karimun, Andi Lasera Tarigan, membangun komunikasi dengan insan pers melalui pertemuan informal yang dikemas dalam suasana santai, Jumat (2/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di kantin Kantor Imigrasi Kelas II TPI Karimun itu tidak digelar dalam format seremoni. Andi bersama sejumlah wartawan duduk bersama sambil menikmati kopi dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Sejumlah isu dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari dinamika Kabupaten Karimun, persoalan keimigrasian, penegakan hukum hingga peran media dalam menjaga kondusivitas dan memberikan informasi yang akurat kepada publik.
Bagi Andi, komunikasi yang terbuka dengan media menjadi bagian penting dalam membangun hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Andi juga menyempatkan diri menuju area pintu belakang kantor untuk membagikan sarapan kepada sejumlah warga yang tengah mengurus dokumen keimigrasian.
Aksi sederhana tersebut turut menciptakan suasana keakraban di tengah aktivitas pelayanan masyarakat di Kantor Imigrasi Karimun.
Pertemuan informal itu mendapat apresiasi dari kalangan wartawan yang hadir. Kepala Biro SIGAPNEWS.CO.ID, Azman, menilai komunikasi langsung dalam suasana santai dapat mempererat hubungan antara jajaran imigrasi dan insan pers.
“Terima kasih kepada Pak Andi Lasera Tarigan dan jajaran yang sudah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dan ngopi bersama teman-teman wartawan. Suasana seperti ini sangat baik untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang lebih terbuka,” ujar Azman.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Kaperwil MATANEWSTV.COM, Muflihizirarullah atau Nanang. Menurutnya, komunikasi informal dapat menjadi ruang untuk saling mengenal sekaligus bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan yang berkembang.
“Komunikasi informal seperti ngopi bersama justru menjadi ruang untuk saling mengenal lebih dekat dan bertukar pandangan. Mudah-mudahan silaturahmi seperti ini terus terjaga dan sinergi kita semakin kuat,” katanya.
Sinergi antara lembaga pemerintah dan media dinilai penting di tengah derasnya arus informasi digital. Media membutuhkan akses informasi dan konfirmasi yang jelas, sementara institusi pemerintah membutuhkan saluran komunikasi yang efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Melalui komunikasi yang terbuka, kedua pihak diharapkan dapat bersama-sama mencegah penyebaran informasi yang keliru sekaligus menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pertemuan sederhana di meja kopi itu pun menjadi gambaran bahwa membangun kepercayaan publik tidak selalu harus melalui forum resmi. Komunikasi yang terbuka dan hubungan yang baik dapat menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi antara Imigrasi Karimun dan insan pers.
(Nanang)


















