Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Siswi SMA di Simalungun Diduga Gugurkan Kandungan di Toilet RS, Pelaku Diamankan!

Simalungun MATANEWSTV com — Seorang siswi SMA berinisial GS (18) dikabarkan telah diamankan oleh pihak Polres Simalungun atas dugaan kasus aborsi di toilet UGD RS Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Ghulam Yanuar Luthfi, GS datang ke rumah sakit dengan keluhan sakit perut.

Setibanya di RS, GS langsung menuju toilet UGD dan mengunci diri di dalamnya. Di sanalah GS melahirkan janin yang diperkirakan berusia enam bulan.

Pelajar setelah tiba di rumah sakit PT Prima Medica Nusantara Balimbingan tiba di ruang IGD merasa sakit langsung ke toilet IGD dan mengunci pintu kamar mandi lalu jongkok dan mengeden hingga melahirkan, dan GS melakukan hal tersebut hanya seorang diri,” jelas Ghulam.

Pengakuan GS mengungkapkan bahwa ia telah mengetahui kehamilannya dan sempat mengonsumsi obat pelancar haid sebelum kejadian.

Sesuai dengan pengakuan pelajar bahwa setelah mengetahui dirinya hamil, pelajar ada mengkonsumsi obat jenis pil Tuntas sebanyak 4 butir, namun kita akan melakukan pemeriksaan terhadap ahli dibidang Farmasi untuk mengetahui apakah ini menjadi penyebab gugurnya kandungan GS,” tambah Ghulam.

Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami kasus ini, termasuk mencari keberadaan pasangan GS.

Rencana selanjutnya terhadap pasangan pelajar akan dilakukan pencarian,” tegas Ghulam.

Kasus ini menjadi pengingat bagi para remaja untuk lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam menjalani hubungan pribadi.

Kami mengingatkan para remaja untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan diri. Jika ada masalah atau keadaan yang membingungkan, segera cari bantuan dari orang tua atau pihak yang berkompeten,” imbau Ghulam.

Lebih lanjut, Ghulam juga menekankan pentingnya edukasi seks dan kesehatan reproduksi untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Baca juga   Sosialisasi Hotline Mudik Polri 110 di Jalan Asahan

Edukasi yang tepat mengenai kesehatan reproduksi dan konsekuensi dari hubungan seksual perlu ditingkatkan di kalangan remaja. Kami berharap sekolah-sekolah dan keluarga dapat berperan aktif dalam memberikan pemahaman yang benar,” tambahnya.

Sebagai penutup, Ghulam menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum dan segera mencari pertolongan medis jika menghadapi situasi darurat.

Ia juga berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menyelesaikan kasus ini dan mencegah terjadinya kejadian serupa.

Kami mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk memberikan informasi yang diperlukan dalam proses penyelidikan. Bersama-sama kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi semua,” tutup Ghulam.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Mari kita pantau terus perkembangannya.  (Nain)

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *