MATANEWSTV.com || KARIMUN – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepulauan Riau 2026 resmi ditutup di GOR Indoor Badang Perkasa, Kabupaten Karimun, Rabu (8/7/2026) malam. Penutupan ajang olahraga pelajar dua tahunan tersebut menandai berakhirnya persaingan para atlet muda terbaik dari tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.
Pada edisi kali ini, Kota Tanjungpinang tampil sebagai juara umum setelah berhasil mengungguli kontingen daerah lainnya. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan dalam pelaksanaan POPDA X Kepri 2026.
Dalam seremoni penutupan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga secara resmi menetapkan Kabupaten Natuna sebagai tuan rumah POPDA XI Kepri yang akan digelar pada 2028.
Acara penutupan dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, Bupati Karimun Iskandarsyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Kepri.
Sebelum seremoni berlangsung, ribuan penonton memenuhi tribun GOR Badang Perkasa untuk menyaksikan laga final cabang olahraga bola voli putra yang mempertemukan Kota Batam dengan Kabupaten Lingga.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan POPDA X di Kabupaten Karimun.
Menurutnya, POPDA bukan sekadar ajang kompetisi antarpelajar, tetapi juga menjadi sarana penting dalam menjaring dan membina atlet-atlet muda berbakat yang diproyeksikan menjadi andalan Provinsi Kepulauan Riau pada masa mendatang.
“Dari POPDA ini bisa dilihat bibit-bibit atletnya. Ke depannya mereka diharapkan bisa mewakili Provinsi Kepulauan Riau ke kancah nasional maupun internasional,” kata Nyanyang.
Ia menilai pelaksanaan POPDA X berlangsung lancar berkat kesiapan panitia, dukungan pemerintah daerah, serta tingginya sportivitas yang ditunjukkan seluruh atlet selama pertandingan.
Nyanyang juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karimun yang dinilai sukses menjalankan amanah sebagai tuan rumah.
“Pemerintah Provinsi Kepri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat pembinaan atlet muda setelah kejuaraan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Karimun Iskandarsyah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai penyelenggara POPDA X Kepri. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada peserta maupun tamu.
Iskandarsyah menilai capaian kontingen Karimun pada POPDA kali ini mengalami peningkatan dibanding edisi sebelumnya. Meski demikian, evaluasi tetap akan dilakukan, terutama pada cabang olahraga atletik, guna meningkatkan prestasi pada ajang berikutnya.
“Khususnya atletik ini akan kami evaluasi ke depan,” ujarnya.
Berakhirnya POPDA X Kepri 2026 menjadi penutup rangkaian kompetisi yang mempertemukan atlet-atlet pelajar terbaik dari seluruh Kepulauan Riau. Selain menghasilkan para juara, ajang tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga prestasi sejak usia dini, sekaligus melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Estafet penyelenggaraan kini resmi beralih ke Kabupaten Natuna yang akan menjadi tuan rumah POPDA XI Kepulauan Riau pada tahun 2028.
🔹🔹Yandrie
















