MATANEWSTV.com|Labuhanbatu Selatan — Hujan deras disertai angin kencang menerjang dua wilayah di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, Rabu (29/4/2026) siang hingga sore. Peristiwa tersebut menyebabkan belasan rumah warga mengalami kerusakan serta merobohkan teras masjid di salah satu lokasi.
Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di Dusun X, Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat. Angin kencang datang secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Terjangan angin mengakibatkan atap rumah warga beterbangan dan merusak sejumlah bangunan. Selain itu, teras masjid setempat dilaporkan roboh akibat kuatnya angin.
Penjabat Kepala Desa Perkebunan Teluk Panji, Yulidah Nehri, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
“Data sementara, satu unit rumah rusak parah, dua rumah rusak sedang, dan delapan rumah rusak ringan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kampung Rakyat, Ali Brahamsar Nasution, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami akan segera menyampaikan laporan kepada pihak terkait dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” katanya.
Pada hari yang sama, angin kencang juga melanda wilayah Kotapinang sekitar pukul 15.45 WIB. Sejumlah atap rumah warga di lingkungan Labuhan Kotapinang dilaporkan beterbangan akibat cuaca ekstrem yang berlangsung singkat tersebut.
Salah satu rumah milik warga bernama Fatek Muhammad Siregar yang berada di pinggir Sungai Barumun turut terdampak. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Lurah Kotapinang, Mirwan Sentosa, menyampaikan bahwa meski menyebabkan kerusakan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Barumun, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir menyusul tingginya curah hujan.
“Kami meminta warga memastikan kondisi rumah aman, membersihkan drainase, dan mengurangi aktivitas di luar rumah saat cuaca buruk,” ujarnya.
Hingga Rabu malam, warga di kedua wilayah bersama aparat setempat masih bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang rusak. Pemerintah daerah juga tengah melakukan pendataan lanjutan guna menentukan langkah penanganan dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
(Liputa : Ali Doar Nasution S.Pd)

















