MATANEWSTV.com|Pematangsiantar — Kapolsek Siantar Martoba, AKP Martua Manik, turun langsung meninjau lokasi terdampak bencana angin kencang disertai puting beliung di Jalan Sibatu Batu Ujung, Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolsek memastikan kondisi warga sekaligus melakukan monitoring dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit rumah milik warga, Martalena boru Sihombing (53), mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap.
“Atap rumah korban mulai dari ruang tamu, kamar tidur hingga dapur terangkat dan terbawa angin,” ujar AKP Martua Manik di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan, peristiwa terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Korban bersama anaknya berada di dalam rumah ketika tiba-tiba angin kencang datang dan merusak bagian atap rumah. Dalam kondisi panik, korban segera memanggil anaknya yang berada di dapur dan meminta bantuan warga sekitar.
Setelah hujan mereda, warga sekitar berdatangan untuk membantu evakuasi serta membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan.
Saat ini, korban sementara mengungsi ke rumah kerabatnya di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba. Sementara itu, anak korban tetap tinggal di rumah untuk menjaga barang-barang yang masih berada di lokasi.
Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kerusakan rumah ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di musim penghujan.
(Ilham Lubis)

















