Kepala Desa Sampaikan Kendala Dana Desa untuk Mitigasi Bencana ke Senator M. Nuh Saat Sosialisasi 4 Pilar

  • Whatsapp
Kepala Desa Sampaikan Kendala Dana Desa untuk Mitigasi Bencana ke Senator M. Nuh Saat Sosialisasi 4 Pilar

SiNews.id – Senator M Nuh selaku Anggota MPR RI menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Serbaguna SaQu, Kota Binjai, pada Senin, 15 Desember 2025. Acara yang berlangsung pukul 13.00 hingga 17.00 WIB ini dihadiri oleh kepala desa dan perangkat kelurahan,  tokoh masyarakat, dan para pendidik di Kota Binjai.

Selain menyampaikan materi inti tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneneka Tunggal Ika, forum tersebut menjadi ajang dialog langsung antara perwakilan akar rumput dengan anggota parlemen. Salah satu aspirasi utama yang mengemuka adalah terkait keterbatasan penggunaan Dana Desa untuk kegiatan mitigasi dan penanggulangan bencana.

Read More

Para kepala desa secara lugas menyampaikan keluhan bahwa aturan yang ada dinilai masih menghambat alokasi dana desa untuk kegiatan yang bersifat antisipasi bencana, seperti pelatihan masyarakat, pembuatan rambu evakuasi, penyiapan infrastruktur darurat, atau penghijauan pencegah longsor. Padahal, menurut mereka, ancaman bencana adalah realitas yang dihadapi sehari-hari.

“Saat ini, aturan penggunaan Dana Desa lebih banyak untuk pembangunan fisik yang sifatnya rutin. Sementara untuk kegiatan persiapan menghadapi bencana, kami sering terbentur regulasi. Padahal, mencegah dan memitigasi dampak bencana adalah bentuk perlindungan nyata kepada warga, yang sejalan dengan semangat keadilan sosial,” ujar salah satu kepala desa yang hadir, mewakili suara rekan-rekannya.

Mereka kemudian secara resmi meminta Senator Muhammad Nuh untuk menyampaikan aspirasi ini kepada stakeholder terkait, baik di tingkat kementerian maupun di rapat paripurna, agar dapat dilakukan evaluasi dan penyempurnaan regulasi. Hal ini diharapkan dapat memberikan keleluasaan bagi pemerintah desa untuk mengalokasikan sebagian Dana Desa dalam upaya membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.

Mendengar aspirasi tersebut, Senator Muhammad Nuh menyambut baik masukan yang konstruktif ini. Beliau menegaskan bahwa semangat gotong royong dan saling membantu antar daerah yang selama ini muncul pascabencana, harus didukung dengan kapasitas preventif di tingkat tapak.

“Aspirasi Bapak dan Ibu Kepala Desa ini sangat konkret dan penting. Aksi bahu-membahu saat bencana, yang sesuai dengan pilar kebangsaan kita, perlu dilengkapi dengan pencegahan di hulu. Saya menangapi ini dengan serius. Aspirasi ini akan saya bawa dan sampaikan kepada pemangku kebijakan di pusat. Karena, membangun ketahanan dari tingkat desa adalah modal dasar ketahanan nasional,” janji Muhammad Nuh di hadapan peserta.

Beliau juga menambahkan bahwa upaya mitigasi bencana adalah pengejawantahan dari sila-sila Pancasila, terutama Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial, karena pada hakikatnya melindungi jiwa dan harta benda warga.

Para peserta, terutama para pendidik, juga menyatakan komitmen untuk memasukkan edukasi kebencanaan dalam kegiatan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Acara ini pun ditutup dengan kesepakatan untuk membangun komunikasi berkelanjutan antara perwakilan masyarakat Binjai dengan Senator Muhammad Nuh, khususnya untuk mendorong terobosan kebijakan yang memungkinkan Dana Desa menjadi instrumen yang lebih efektif dalam membangun desa tangguh bencana.

Related posts