Pemuda Muhammadiyah dan GAMKI Labuhanbatu Kompak Turun Jalan Bagikan 1.000 Masker Gratis Imbas Asap Karhutla Makin Pekat

  • Whatsapp
Pemuda Muhammadiyah dan GAMKI Labuhanbatu Kompak Turun Jalan Bagikan 1.000 Masker Gratis Imbas Asap Karhutla Makin Pekat
Sejumlah anggota Pemuda Muhammadiyah dan DPC GAMKI Kabupaten Labuhanbatu berpose bersama dengan spanduk kegiatan di depan Masjid Agung Rantauprapat sebelum melakukan pembagian masker gratis kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap

RANTAUPRAPAT – Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Kabupaten Labuhanbatu memantik aksi kepedulian dari gerakan pemuda setempat.

Tak tinggal diam melihat kondisi udara yang memburuk, Pemuda Muhammadiyah Labuhanbatu bersama Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Labuhanbatu menggelar aksi kemanusiaan.

Mereka membagikan sebanyak 1.000 masker gratis secara langsung kepada para pengguna jalan dan masyarakat di depan Masjid Agung Rantauprapat, Sabtu (17/10/2026).

Sontak saja, aksi sosial yang dilaksanakan secara spontan usai menghadiri perayaan HUT Pemkab Labuhanbatu ke-81 ini mendapat respons amat positif dari warga setempat.

Masyarakat dan pengendara yang melintas menyambut antusias deretan pemuda yang membagikan masker di pinggir jalan.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Labuhanbatu, Andri Fiska, mengungkapkan aksi sosial bersama ini merupakan bentuk kepedulian nyata organisasi pemuda terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah ancaman kabut asap.

“Aksi ini sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat akibat kabut asap,” ujar Andri.

Senada dengan Andri, Ketua DPC GAMKI Labuhanbatu, Herry Anton Sinaga, juga berpesan agar warga tidak mengabaikan dampak buruk dari asap karhutla.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan diri dan menggunakan perlindungan diri sederhana saat keluar rumah.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak kabut asap dan menjaga kesehatan, salah satunya dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” ungkap Herry.

Aksi kolaborasi lintas organisasi kepemudaan ini menjadi potret indah indahnya kebersamaan di Labuhanbatu.

Melalui pembagian masker gratis tersebut, Pemuda Muhammadiyah dan GAMKI membuktikan bahwa sekat Perbedaan bisa disatukan dalam aksi sosial demi membantu sesama.

Kedua pimpinan organisasi kepemudaan tersebut berharap masyarakat bisa semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kepungan bencana kabut asap yang masih terjadi.

Fenomena kabut asap tidak bisa dipandang sebelah mata. Partikel debu halus berbahaya ($PM_{2.5}$) yang terkandung dalam asap karhutla sangat mudah terhirup dan masuk hingga ke saluran pernapasan paling dalam.

Jika dibiarkan tanpa pelindung, paparan asap pekat dapat meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, pusing, hingga memicu serangan asma mendadak. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang dengan penyakit paru bawaan diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan atau wajib mengenakan masker medis/N95 jika terpaksa beraktivitas di ruang terbuka.

Aksi yang dipelopori Pemuda Muhammadiyah dan GAMKI ini menjadi contoh nyata bagaimana organisasi kepemudaan di daerah bisa menjadi garda terdepan dalam respons cepat bencana lingkungan.

Selain meringankan beban masyarakat dalam memperoleh masker gratis, sinergi ini mengirimkan pesan moral yang kuat tentang solidaritas tanpa batas di tengah situasi darurat asap yang menimpa warga Labuhanbatu dan sekitarnya.

Related posts

Leave a Reply