MATANEWSTV.com
Medan — Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kadiv Pas Kumham) Sumatera Utara, Rudy Fernando Sianturi, mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Medan dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Medan, Rabu (13/11/2024).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa program ketahanan pangan di kedua lembaga pemasyarakatan tersebut berjalan optimal.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung kemandirian pangan serta peningkatan keterampilan warga binaan, sejalan dengan program akselerasi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dalam kunjungannya, Rudy F. Sianturi memantau langsung berbagai kegiatan produktif yang dikerjakan oleh warga binaan, seperti budidaya sayuran secara hidroponik, beternak ikan lele, budidaya jamur, serta penanaman ubi dan jagung hibrida di lahan SAE Rutan Perempuan Medan.

“Kami ingin memastikan program ketahanan pangan di Lapas dan Rutan ini berjalan maksimal. Selain untuk meningkatkan keterampilan, program ini juga mendukung kemandirian pangan di lingkungan Pemasyarakatan,” Ungkap Kadiv Pas Kumham Sumut.
Tidak hanya memantau, Rudy juga berdialog dengan warga binaan dan petugas lapas untuk mendengar langsung kendala yang dihadapi.
Salah satu tantangan yang diungkapkan adalah keterbatasan lahan dan peralatan. Menanggapi hal ini, Rudy berjanji akan mencari solusi agar program ketahanan pangan dapat berkembang lebih baik lagi.
Kunjungan Kadiv Pas Kumham ini mendapat apresiasi dari pihak Lapas dan Rutan serta para warga binaan, yang merasa senang dengan perhatian pemerintah terhadap pembinaan keterampilan mereka.
“Kegiatan ini membuat kami lebih produktif dan merasa berguna,” Ujar salah satu warga binaan dengan semangat.
Selain memantau program ketahanan pangan, Rudy juga menyempatkan diri untuk mengecek area dapur Lapas dan Rutan, memastikan kebersihan area dapur sehat di kedua lokasi tersebut.
Ia juga mengunjungi blok hunian, berinteraksi dengan warga binaan, dan mengapresiasi kebersihan serta keteraturan lingkungan hunian.

Di akhir kunjungan, Rudy menyempatkan diri mengunjungi bengkel kerja di Lapas dan Rutan, memberikan motivasi agar warga binaan terus meningkatkan produktivitas sebagai bekal keterampilan ketika kembali ke masyarakat.
Kunjungan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan di Lapas dan Rutan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang berguna ketika mereka nantinya menjalani hidup di luar lembaga pemasyarakatan.
Heri^

















