MATANEWSTV.com
Labusel, SUMUT — Jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan Kota Pinang dengan Langgapayung dilaporkan mengalami banjir, Minggu (17/11/2024).
Banjir terjadi di Lingkungan Labuhan, Kelurahan Langgapayung, Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Menurut pantauan di lapangan, banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan terus-menerus, sehingga aliran sungai di kawasan Langgapayung tak mampu menampung debit air yang melimpah.
Tinggi genangan air dilaporkan mencapai lutut orang dewasa, menghambat lalu lintas di jalur tersebut. Pengguna kendaraan roda empat dan roda dua banyak yang enggan melintasi banjir karena khawatir akan keselamatan mereka.
Camat Sungai Kanan, H. Himpun Siregar, S.Pd., saat ditemui di lokasi, menjelaskan bahwa intensitas curah hujan yang tinggi, terutama di wilayah hulu Sungai Kanan, menjadi penyebab utama banjir.
Situasi terparah terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Ia juga mengkhawatirkan kondisi yang lebih buruk jika hujan terus berlanjut.
“Jika curah hujan tetap tinggi, jalan lintas ini kemungkinan besar tidak bisa dilalui sama sekali. Kami berharap pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan segera memberikan bantuan, terutama jika warga mengalami masalah kesehatan atau terkena wabah penyakit akibat banjir,” Ujar Camat Himpun.
Lurah Langgapayung, Yohana Sari Siregar, turut menambahkan bahwa banjir ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Ia meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi bahaya, termasuk ancaman pencurian yang mungkin terjadi.
“Kami telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kami meminta bantuan berupa perahu karet dan fasilitas penginapan bagi warga terdampak,” Jelas Lurah Yohana.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga keamanan rumah dan barang berharga, serta mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan hujan yang masih terus turun. Gumpalan awan tebal di wilayah tersebut mengindikasikan potensi curah hujan yang tinggi akan berlanjut.
Situasi ini menjadi perhatian serius, dan diharapkan pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah strategis untuk membantu warga serta memulihkan kondisi jalan lintas Sumatera di kawasan terdampak.
Ali doar Nst^

















