MEDAN, MATANEWSTV.com — Maraknya parkir liar di sepanjang Jalan Medan Marelan, Kota Medan, disorot warga karena dinilai memperparah kemacetan, terutama di kawasan pertokoan dan pusat aktivitas ekonomi.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari warga, sejumlah kendaraan dilaporkan parkir hingga memakan bahu dan sebagian badan jalan, sehingga menghambat kelancaran arus lalu lintas pada jam-jam sibuk.
Persoalan ini turut diwarnai dugaan keterlibatan oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan dan elemen organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dalam pengelolaan parkir tersebut. Sejumlah nama berinisial HI Siregar dan SA disebut dalam informasi yang diterima, sementara aliran uang parkir diduga berkaitan dengan seseorang berinisial MS.
Informasi yang sama juga menyinggung dugaan hubungan kekeluargaan antara HS dan BR, mantan anggota DPRD, yang disebut memiliki pengaruh di wilayah tersebut. Namun, kaitan hubungan itu dengan praktik parkir liar belum terverifikasi dan tidak dapat dijadikan bukti adanya perlindungan politik.
Seluruh tudingan tersebut masih memerlukan penelusuran dan pembuktian lebih lanjut. Belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak yang disebutkan.
Warga Desak Penertiban dan Pemeriksaan
Warga mendesak Pemerintah Kota Medan, Dishub, kepolisian, dan Inspektorat untuk menertibkan parkir yang melanggar aturan serta menyelidiki dugaan penyimpangan apabila ditemukan bukti yang cukup.
Penanganan diharapkan tidak hanya menyasar juru parkir di lapangan, tetapi juga menelusuri pengelolaan dan aliran pungutan jika terindikasi melanggar hukum.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait. Redaksi membuka ruang bagi seluruh pihak yang disebutkan untuk memberikan tanggapan dan hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
(AH)

















