SUMUT 🔷 matanewstv.com
LABUHANBATU |MATANEWSTV.com — Suasana tenang di Masjid Baitun Rahmah mendadak berubah mencekam setelah ditemukannya seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa di area dapur masjid, tepatnya di Dusun Setia Warga, Desa Emplasmen, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu sore (16/7/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban diketahui bernama Fauzan Hidayatullah (46), seorang wiraswasta yang telah menetap dan menumpang tinggal di kamar masjid tersebut selama setahun terakhir.
Kepergian Fauzan secara tiba-tiba mengejutkan para jemaah dan pengurus masjid.
Menurut penuturan saksi, Fauzan masih terlihat mengikuti salat subuh bersama jamaah lain sekitar pukul 05.00 WIB.
Usai salat, ia kembali ke dapur masjid untuk beristirahat seperti biasa. Namun hingga waktu salat ashar, keberadaannya tidak diketahui.
Merasa curiga, seorang pengurus masjid bernama Agus memeriksa ke dapur dan mendapati Fauzan terbaring tak bergerak di atas karpet dan tikar.
Sadar akan situasi yang mencurigakan, Agus segera memanggil saksi lain bernama Hayat Harahap serta menghubungi pihak keluarga.
Tak lama berselang, laporan tersebut direspons cepat oleh Kapolsek Bilah Hulu, AKP Redi Sinulingga.
Ia langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Andi S. Pasaribu, SH, beserta personel piket fungsi untuk turun ke lokasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan berkoordinasi dengan tim medis dari Puskesmas Perbaungan yang dipimpin dr. Sri Hartini.
Hasil visum luar yang dilakukan di lokasi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pihak keluarga pun menegaskan bahwa Fauzan memiliki riwayat penyakit asam lambung kronis serta stroke ringan, dan menyatakan penolakan untuk dilakukan autopsi. Surat pernyataan resmi pun telah diberikan kepada pihak kepolisian.
Dari lokasi, sejumlah barang turut diamankan sebagai barang bukti, di antaranya satu tas hitam berisi kain dan sarung, uang tunai sebesar Rp800.000 dari saku celana korban, serta satu buah sarung dan satu lobe berwarna ungu-biru.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasubsi PID M Sie Humas, IPTU Arwin, S.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah bertindak sesuai prosedur dalam menangani peristiwa ini.
“Kami turut berbelasungkawa atas peristiwa duka ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Namun demikian, langkah-langkah kepolisian tetap dilakukan secara profesional dan proporsional untuk memastikan fakta yang ada di lapangan,” ujar IPTU Arwin.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan, terutama bagi warga yang hidup sendiri tanpa pengawasan keluarga dekat.
(Ali Doar Nasution S.Pd)
















