IMG-20260629-WA0278

Ketua Alwasliyah Apresiasi Operasi Pekat Toba 2025, Polres Simalungun Dinilai Sukses Berantas Premanisme

Sumatera Utara --- Simalungun

matanewstv.com

SIMALUNGUN — Komitmen Polres Simalungun dalam memberantas aksi premanisme melalui pelaksanaan Operasi Pekat Toba 2025 mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari Ketua Alwasliyah Kabupaten Simalungun, H. Amrisyam Simamora, M.H., yang secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., atas kebijakan yang dinilai mampu menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan melalui Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, pada Rabu (14/5/2025).

Menurutnya, Ketua Alwasliyah menilai pelaksanaan operasi kepolisian kewilayahan yang digelar Polres Simalungun telah membawa dampak positif terhadap situasi kamtibmas di wilayah tersebut.

“Ketua Alwasliyah memberikan apresiasi tinggi kepada Polres Simalungun atas pelaksanaan Operasi Pekat Toba yang terbukti mampu menekan angka kriminalitas dan membuat masyarakat merasa lebih aman,” ujar AKP Verry.

Operasi Pekat Toba 2025 merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri dalam pemberantasan premanisme secara nasional.

Di Simalungun, operasi ini menyasar berbagai lokasi rawan seperti pasar tradisional, terminal, dan tempat umum yang kerap menjadi titik aktivitas para preman.

AKP Verry menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya bersifat represif, namun juga mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif.

Polres Simalungun melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh adat, guna memperkuat sinergi dalam menjaga ketertiban.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan wilayah melalui operasi berkelanjutan dengan pendekatan humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, H. Amrisyam mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif mendukung upaya Polri dalam memberantas premanisme.

Ia menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

“Saya mengimbau seluruh tokoh masyarakat untuk bersama-sama menolak praktik premanisme di wilayah masing-masing. Kita jaga daerah kita agar tetap kondusif,” tuturnya, seperti dikutip AKP Verry.

Dukungan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan operasi ini. Masyarakat diminta tak ragu melaporkan jika menemukan indikasi tindakan premanisme di lingkungan sekitar.

“Komitmen Polri adalah maksimal dalam menjaga ketertiban masyarakat. Mari bersama-sama tolak premanisme,” pungkas AKP Verry.

Keberhasilan Polres Simalungun dalam pelaksanaan operasi ini diharapkan menjadi contoh positif bagi wilayah lain di Indonesia dalam upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif secara nasional.

(Ilham Lubis)

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Polres Pematangsiantar Respons Cepat Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Kerumunan Remaja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *