Simalungun, MATANEWSTV com – Nagori Cingkes, sebuah desa di Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, dilanda longsor yang mengakibatkan kerusakan jalan utama.
Insiden ini terjadi pada tanggal 9 Juni 2024 sekitar pukul 14.30 WIB, akibat curah hujan yang tinggi disertai angin kencang.
Longsor ini berdampak signifikan pada perekonomian warga dan mengancam keselamatan pengguna jalan, karena jalan tersebut berdekatan dengan permukiman penduduk.
Pada Rabu, 7 Agustus 2024, longsor susulan kembali terjadi, semakin mengancam keselamatan warga. J. Tarigan, pemilik rumah yang hanya berjarak 5 meter dari lokasi longsor dengan kedalaman sekitar 20 meter, merasa sangat was-was dan resah akibat kejadian ini.
Ketua Aliansi Wartawan Asal Simalungun (AWAS), Anton Garingging, menyatakan keprihatinannya atas situasi ini.
Ia telah mencoba menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun, namun belum berhasil mendapatkan respons.
“Saya telah membuat pesan suara, tetapi belum diindahkan. Untuk itu, saya meminta kepada dinas terkait agar segera mencarikan solusi dalam penanggulangan bencana longsor ini sebelum keresahan warga semakin meluas dan terjadi aksi protes kepada pemerintah,” ungkap Anton Garingging.
Kondisi ini menuntut perhatian dan tindakan cepat dari pihak terkait untuk menghindari dampak yang lebih buruk bagi warga sekitar dan pengguna jalan.
(Nain)
















