Langkat — Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh salah satu tokoh muda Kota Medan, dr. Okkis R. Siregar, A.Md.RO., yang dikenal sebagai figur aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan. Atas inisiatif pribadi, ia mengadakan kegiatan bakti sosial, pengobatan gratis, serta penyaluran bantuan obat-obatan bagi masyarakat terdampak bencana yang berlokasi di Mesjid Nurul Hasanah, Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.
Kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan aksi nyata yang hadir pada saat masyarakat sangat membutuhkan uluran tangan. Dukungan juga datang dari kerabat terdekat dan para relawan yang ikut bergerak bersama, memastikan bantuan tepat sasaran kepada warga yang paling terdampak.
Inisiatif Pribadi yang Lahir dari Kepekaan Sosial
Dalam wawancara singkat sebelum kegiatan dimulai, dr. Okkis menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan ini murni digerakkan oleh kepedulian dan rasa tanggung jawab moral terhadap masyarakat, terutama mereka yang sedang diuji oleh musibah.
“Ketika kita melihat masyarakat sedang membutuhkan pertolongan, kita tidak boleh menunggu instruksi. Bantuan sekecil apa pun bisa menjadi cahaya di tengah kesulitan,” ungkapnya.
Kegiatan yang terlaksana berkat dukungan berbagai pihak ini memperlihatkan bahwa solidaritas sosial masih menjadi kekuatan besar di tengah masyarakat. Di saat beberapa wilayah Kabupaten Langkat dilanda bencana dan menyebabkan berbagai kesulitan, terutama dalam akses layanan kesehatan, kehadiran tim bakti sosial ini menjadi angin segar bagi warga.
Pelayanan Pengobatan Gratis/Obat-obatan dan Bantuan Lainnya
Pengobatan gratis menjadi inti dari kegiatan kali ini. Ratusan warga datang silih berganti untuk memeriksakan kesehatan mereka. Banyak di antara warga yang mengaku mengalami keluhan seperti infeksi saluran pernapasan, demam, sakit kulit, hipertensi, serta gangguan kesehatan lain yang umum muncul setelah situasi bencana.
Didampingi tenaga relawan kesehatan, dr. Okkis memberikan pelayanan medis langsung, termasuk pemeriksaan ringan, konsultasi kesehatan, pemberian obat, hingga edukasi mengenai pencegahan penyakit pasca-banjir.
“Dalam situasi bencana, penyakit mudah menyebar. Karena itu, pemberian edukasi dan obat-obatan menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi warga semakin memburuk,” jelasnya.
Selain pengobatan, bantuan berupa paket obat-obatan penting seperti vitamin, obat flu dan batuk, obat penurun panas, dan salep antiseptik juga dibagikan. Beberapa warga mengaku sangat terbantu mengingat akses mereka menuju fasilitas kesehatan cukup jauh dan tidak semua memiliki kemampuan ekonomi untuk berobat.
Dukungan Kerabat dan Komunitas: Energi Kolektif untuk Kebaikan
Aksi sosial ini juga mendapat dukungan dari keluarga, kerabat, dan sejumlah pihak yang selama ini memiliki hubungan dekat dengan dr. Okkis. Mereka membantu menyalurkan logistik, menyiapkan perlengkapan kegiatan, dan membantu mobilisasi warga agar dapat mengikuti layanan kesehatan yang disediakan.
Semangat kebersamaan itulah yang membuat kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Banyak relawan terlihat membantu mengatur antrean, membagikan masker, mengemas paket obat, hingga berinteraksi dengan warga agar suasana tetap kondusif.
Warga setempat merasa sangat dihargai dengan pelayanan yang diberikan. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih, tidak hanya atas bantuan medis, tetapi juga atas kehadiran langsung tokoh muda tersebut yang turun tangan tanpa perantara.
Profil Singkat dr. Okkis R. Siregar, A.Md.RO. Tokoh Muda dengan Dedikasi di Bidang Sosial Kesehatan
Kiprah dr. Okkis dalam dunia sosial bukanlah hal baru. Ia dikenal sebagai pribadi yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya yang berhubungan dengan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Berikut beberapa peran strategis yang diembannya:
-
Ayah dari dua anak perempuan, yang menjadi sumber motivasi utamanya dalam menjalankan berbagai aktivitas sosial.
-
Co-Founder Optik Regar, sebuah usaha yang bergerak di bidang kesehatan mata dan pelayanan optik masyarakat.
-
Praktisi Sosial di bidang Kesehatan, yang sering terlibat dalam berbagai kegiatan pengobatan massal dan penyuluhan kesehatan.
-
Wakil Ketua Bagian Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPC Syarikat Islam Kota Medan, yang membuatnya aktif menginisiasi program-program sosial bersama organisasi tersebut.
-
Direktur Eksekutif LP3H Halal Center Syarikat Islam Provinsi Sumatera Utara, yang terlibat dalam upaya penguatan pemahaman halal dan peningkatan mutu kesehatan masyarakat.
Dengan berbagai jabatan tersebut, dr. Okkis tidak hanya bergerak di ranah profesional, tetapi juga di tingkat akar rumput. Ia kerap hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan warga, dan memberikan solusi sesuai kapasitasnya sebagai praktisi kesehatan.
Antusiasme Warga dan Dampak Sosial yang Signifikan
Warga Desa Air Hitam menyatakan apresiasi mendalam atas pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini. Bagi mereka, pengobatan gratis adalah kesempatan berharga untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang selama ini sulit dijangkau akibat kondisi ekonomi maupun akses transportasi.
Sejumlah warga lansia juga terlihat sangat terbantu, terutama mereka yang membutuhkan pemeriksaan tekanan darah dan obat-obatan untuk penyakit degeneratif. Tak hanya itu, kehadiran relawan yang ramah dan komunikatif membuat proses kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Kehadiran tokoh muda seperti dr. Okkis menjadi sumber inspirasi tersendiri. Banyak warga menilai bahwa kegiatan tersebut bukan hanya memberi bantuan kesehatan, tetapi juga menunjukkan model kepemimpinan muda yang peduli dan responsif terhadap persoalan masyarakat.
Harapan ke Depan: Mendorong Gerakan Sosial yang Lebih Luas
Di akhir kegiatan, dr. Okkis menyampaikan harapannya agar aksi sosial seperti ini semakin sering dilakukan oleh berbagai pihak, baik individu, komunitas maupun organisasi.
“Kita tidak boleh menunggu bencana besar untuk bergerak. Kepedulian sosial harus menjadi budaya. Selagi kita mampu membantu, maka lakukanlah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus terlibat dalam kegiatan sosial di berbagai daerah, termasuk pengobatan massal, edukasi kesehatan, dan pemberdayaan perempuan serta anak—sejalan dengan peran yang ia emban di Syarikat Islam.
Masyarakat Desa Air Hitam berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda berkelanjutan. Mereka juga menilai bahwa hadirnya tokoh muda seperti dr. Okkis memberikan harapan baru bahwa generasi penerus dapat membawa perubahan yang lebih baik.
Bakti sosial yang dilaksanakan di Mesjid Nurul Hasanah tidak hanya memberikan manfaat kesehatan secara langsung, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial. Dedikasi dr. Okkis R. Siregar, A.Md.RO. sebagai tokoh muda Medan yang aktif dalam pelayanan sosial menunjukkan bahwa kepedulian tidak harus menunggu jabatan tinggi atau instruksi resmi. Inisiatif pribadi yang tulus mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat.






