Tiga Pelaku di ringkus Terkait Serangan dan Pembakaran Mobil Wartawan di Sumut

KRIMINAL, Medan194 Dilihat

 

MATANEWSTV com | | Medan – Tim Subdit III/Jatanras Kepolisian Daerah Sumatera Utara berhasil menangkap tiga tersangka yang terlibat dalam penyerangan dan pembakaran mobil seorang wartawan.

Investigasi menunjukkan bahwa ketiga pelaku menerima pembayaran dari seorang bandar narkoba untuk perbuatannya. 16 Februari 2024

Menurut Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono, ketiga tersangka, yang diidentifikasi sebagai Nelson Hutajulu (alias Icon), Fransdika Peranginangin (alias Dika), dan Romi Ardianto (alias Ketua Romi), diduga melakukan penyerangan itu karena merasa empati terhadap rekan mereka.

Korban, Tomi Doni Ester Nainggolan, diserang dan mobilnya dibakar di Hamparan Perak, Deli serdang.

Sumaryono menjelaskan bahwa para pelaku mengklaim tidak mengenal korban secara pribadi. Saat mengunjungi rumah Nainggolan, mereka mengandalkan bantuan tetangga untuk menunjukkan target.

Para pelaku, dipicu oleh empati terhadap teman mereka, terlibat dalam penyerangan,” ungkap Sumaryono.

Penyerangan terjadi pada hari Kamis (8/2/2024) sekitar pukul 09.30 pagi, dengan serangan dan pembakaran berikutnya pada Minggu (11/2/2024) sekitar pukul 03.50 pagi.

Pelaku, bersenjatakan koktail Molotov, melemparkannya ke rumah Nainggolan, yang menyebabkan kerusakan pada mobil korban. Kejadian tersebut dilaporkan kepada Polda Sumut, yang kemudian diikuti oleh langkah cepat Subdit Jatanras dalam mengungkap kasus ini.

Dengan tanggapan cepat dari Subdit Jatanras Krimum Polda Sumut, saksi diwawancara, bukti dikumpulkan, dan para pelaku diidentifikasi. Barang bukti yang disita termasuk sepeda motor, koktail Molotov, ponsel, dan pakaian yang ditemukan di tempat kejadian,” jelas Sumaryono.

Para pelaku yang ditangkap sekarang menghadapi tuduhan berdasarkan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana karena bersama-sama melakukan penganiayaan dan merusak, dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan.

Motif awal tampaknya adalah ketidakpuasan terhadap salah satu rekan mereka, yang memicu serangan bersama dengan pembakaran dan penganiayaan. Penyelidikan masih berlanjut saat polisi menyelidiki lebih lanjut kasus ini. *Red/MNR**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *