banner 728x250
Berita  

Puluhan Lampu Penerangan Menuju Ke Terminal Peti Kemas Gabion Dicuri OTK

Matanewstv.Com | | Belawan – Puluhan Lampu penerangan Jalan Umum menggunakan tenaga Surya di jalan umum di Jalan menuju ke Terminal Peti Kemas dan Jalan Pelabuhan Perikanan Gabion Kecamatan Medan Belawan Kota Medan bola lampunya di ambil OTK.

Akibatnya, Jalan Raya yang dipenuhi lobang tersebut menjadi gelap gulita membahayakan pengguna Jalan yang baru pulang kerja menggunakan sepeda motor, maupun warga dari Kelurahan Bagan Deli saat akan menuju 1kota Belawan.

banner 728x250

Selain jalan yang gelap gulita dan dipenuhi lobang lobang, dikawasan tersebut sering dimanfaatkan perampok seperti yang terjadi Minggu malam (25/02/2024).

salah seorang pengguna sepeda motor metic Beat warna putih BK 2732 AJP, Sahdan Saputra warga Martubung saat terperosok didalam lobang dan terjatuh langsung di rampas tas sandangnya berisi barang berhaga seperti HP, dompet berisi uang dan surat berharga seperti ATM dan STNK sepeda motornya.

Menurut Sahdan Sahputra, dia mau pulang dari tempat kerjanya di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan.

Saat tiba dibekas Hotel Pardede, dia dipanggil orang dan saat melihat yang memanggilnya, sepeda motor yang dikemudikan terperosok kedalam lobang dan dia jatuh ke aspal yang berlobang.

Saat itu datang 2 orang menghampiri dirinya, saya kira mereka berdua itu mau menolong saya tapi ternyata, mereka merampas tas sandang saya dan langsung melarikan dikedalam bekas Hotel Pardede.

Kemudian datang warga pengguna Jalan dan membawa saya kerumah sakit TNI AL untuk mengobati luka luka ditubuhnya.

Salah seorang warga Belawan H. Bachtiar, berharap agar PT Pelindo Medan dan Dinas Perhubungan Kota Medan segera menimbun lobang lobang jalan dan memasang lampu lampu Penerangan Jalan Umum (PJU ) itu kembali.

Masih menurut Bachtiar, sudah banyak pengguna jalan yang menjadi korban terperosok kedalam lobang.

Baca juga   Penahanan ESG Alias Godol Telah Sesuai Prosedur Hukum

“Malahan ada korban yang terperosok kedalam lobang, kemudian (datang truk tradi dari belakang dan menggilas korban hingga tewas ditempat”. (Pungkasnya)

Nain**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *