IMG-20260629-WA0278

Perkuat Mental dan Karakter Personel, Polres Sergai Ikuti Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Baha

SERGAI, MATANEWSTV.com – Jajaran Polres Serdang Bedagai (Sergai) mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) melalui Ngaji Kebangsaan bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha.

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting itu diikuti Wakapolres Sergai Kompol SP Anak Ampun, S.H., bersama para pejabat utama (PJU), kapolsek jajaran, serta personel gabungan Polres Sergai di Aula Patriatama Polres Sergai, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan rohani bagi personel Polri sekaligus memperkuat karakter, moral, dan semangat kebangsaan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan Ngaji Kebangsaan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga persatuan serta membangun bangsa.

Pesan itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Ngaji Kebangsaan bersama Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah. Menurut Listyo Sigit, hubungan antara ulama dan umara memiliki akar sejarah yang kuat dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Umara dan ulama memiliki sejarah perjuangan bersama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Saat ini, kita juga memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun bangsa,” ujar Listyo Sigit.

Kapolri menilai peran ulama tetap penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ulama, kata dia, memiliki posisi strategis dalam memberikan nasihat, keteladanan, doa, serta arah moral bagi masyarakat.

Di sisi lain, Polri memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kondisi keamanan yang kondusif menjadi salah satu faktor penting agar berbagai program pembangunan nasional dapat berjalan secara optimal.

Karena itu, Kapolri mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya ulama dan umara, untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara tidak hanya relevan dalam konteks sejarah, tetapi juga dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini.

“Mari umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” kata Kapolri.

Pesan tersebut turut menjadi bagian penting dalam pembinaan personel Polri yang mengikuti kegiatan dari wilayah masing-masing. Melalui kegiatan keagamaan dan kebangsaan, personel diharapkan semakin memahami pentingnya integritas, kedisiplinan, serta tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas.

Bagi jajaran Polres Sergai, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Wakapolres Sergai Kompol SP Anak Ampun bersama jajaran PJU, kapolsek, dan personel gabungan mengikuti rangkaian kegiatan secara khidmat dari Aula Patriatama.

Pembinaan rohani seperti ini diharapkan tidak berhenti pada aspek seremonial, tetapi dapat menjadi landasan bagi personel dalam menjalankan tugas secara humanis, profesional, dan bertanggung jawab.

Dengan terjaganya karakter dan integritas personel, Polri diharapkan mampu terus membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menjalankan perannya dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan nasional.

Kegiatan Ngaji Kebangsaan bersama Gus Baha dan Kapolri tersebut pun menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan dan membangun bangsa bukan hanya tanggung jawab satu institusi, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dengan tetap berpegang pada persatuan dan keutuhan NKRI.      (Nain)

IMG-20260814-WA0199IMG-20260810-WA0076
Baca juga   Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Polres Sergai Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *