Jadwal Puasa 2024 Menurut Pemerintah, Nu Dan Muhammadiyah

Agama1225 Dilihat

Matanewstv.Com | | Mimbar Jum’at – Ramadhan sebentar lagi datang menemui umat Islam di seluruh dunia. Tentu, menandakan dimulainya ibadah puasa bulan Ramadhan.

Dikutip dari Fikih Puasa karya Ali Musthafa Siregar, Ramadhan (رمضان) dalam bahasa Arab artinya adalah “panas”. 

Bulan Ramadhan dinamakan seperti itu karena dua sebab, yaitu Bulan Ramadhan bertepatan dengan datangnya cuaca yang sangat panas, juga Bulan Ramadhan bisa membakar dosa orang-orang yang beramal pada bulan tersebut.

Umat Islam patut menanti-nanti datangnya bulan Ramadhan, karena bulan Ramadhan memang memiliki banyak keutamaan dibanding bulan-bulan lainnya.

Adapun beberapa keutamaan bulan Ramadhan diantaranya :

✍️ Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu malam Lailatul Qadar.

✍️ Ditutupnya pintu-pintu neraka.

✍️ Perbuatan sunnah pada bulan Ramadhan dinilai seperti tujuh puluh amalan fardhu di bulan selain Ramadhan.

✍️ Umrah pada bulan Ramadhan pahalanya setara dengan gaji.

🤔 Kapan tepatnya jadwal puasa tahun 2024..?

Jadwal Puasa Ramadhan 2024  Versi Pemerintah Republik Indonesia.

Pemerintah masih belum menetapkan hari Pertama Puasa, karena masih belum melakukan sidang isbat. Sidang isbat sendiri akan diadakan Kementerian Agama Republik Indonesia pada 10 Maret 2024, dihelat di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Dilansir dari laman Kemenag, sidang isbat ini akan dibagi menjadi tiga tahapan :

1. Pertama

Pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1445 H berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronomi. Pemaparan akan dilakukan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag mulai pukul 17.00 WIB. Sesi ini nantinya akan terbuka untuk umum dan disiarkan secara live di Channel Youtube Bimas Islam.

2. Kedua

Sidang isbat penetapan awal Ramadhan 1445 H yang akan digelar secara tertutup setelah salat Maghrib. Selain data hisab, sidang isbat juga merujuk pada hasil rukyatulhilal atau konfirmasi yang dilakukan tim Kemenag RI pada 134 lokasi di seluruh Indonesia.

Baca juga   Lapas Kelas I Medan : "Berbagi Kebaikan Di HBP Ke-60" Dengan Membagikan Takjil Gratis Kepada Masyarakat Dan Pengguna Jalan

3. Ketiga

konferensi pers hasil sidang isbat.

Meski begitu, merujuk pada kalender Hijriyah 1445 atau 2024 yang telah diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia, awal puasa 2024 atau 1 Ramadhan 1445 H diperkirakan akan jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.

Jadwal Puasa Ramadhan 2024 Versi Nahdatul Ulama (NU)

Dikutip dari Kajian Sains, Sosial, dan Keagamaan Ilmu Falak Multi Dimensi karya Tim Program Beasiswa Santri Berprestasi Kemenag RI, penentuan bulan Ramadhan, Syawal hingga Dzulhijjah,

Nahdatul Ulama atau NU tidak pernah berbeda dari pemerintah sejak tahun 1998.

Oleh karena itu, dalam penentuan awal Ramadhan inipun NU masih menunggu hasil sidang isbat dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Jadwal Puasa Ramadhan 2024 Versi Muhammadiyah

Berbeda dengan pemerintahan dan NU, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan.

Penentuan awal Ramadhan Muhammadiyah didasarkan hisab hakiki, yaitu metode hisab yang berpatokan pada gerak benda langit, khususnya Matahari dan Bulan faktual (sebenarnya).

Hasil keputusan Muhammadiyah mengenai awal Ramadhan ada pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 1/MLM/I.0/E/2024 yang telah ditandatangani pula oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.

Maklumat tersebut menyebutkan bahwa 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada hari Senin Pahing, 11 Maret 2024.

Adapun amalan menjelang Ramadhan, ada doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dibaca ketika melihat hilal awal Ramadhan.

Berikut bacaan selengkapnya.

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ هِلَالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ

Allahumma ahillahu ‘alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah. Hilalu rusydin wa khairin

Artinya : “Ya Allah, perlihatkanlah hilal itu kepada kami dengan keamanan dan keimanan, keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, hilal petunjuk dan kebaikan.” (Dinukil dari Kitab Riyadhus Shalihin)

Baca juga   Martinus Jaha Bara, S.Ap (CEO PSS) "Media Dan Pemerintah" Harus Netral Dalam Mengawasi Dan Mengawal Suara Paslon Serta Caleg

Red**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *