Pj. Gubernur Papua Terluka Akibat Ricuh Iring-Iringan Pengantar Jenazah Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe

Nasional80 Dilihat

matanewstv.com

Papua – Iring-iringan pengantar jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe yang hendak dimakamkan di Jayapura berjalan ricuh, Kamis (28/12/23).

Penyebab kericuhan saat jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, S.I.P, MH dibopong (diarak) secara beriringan menuju Gedung STAKIN Sentani karena ada yang memprovokasi. (Ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo)

Peristiwa berawal dari iring-iringan warga yang mengarak Jenazah Lukas Enembe dengan berjalan kaki, dalam iring-iringan tersebut massa sempat meneriakkan kata “Merdeka, Papua Merdeka.”

Bahkan, massa sampai menutup Jalan Utama Sentani, Massa juga melempari sejumlah bangunan mulai dari jalan masuk Kampung Sereh, Distrik Sentani, warung makan, kantor perbankan, bangunan hotel, dan beberapa rumah-rumah warga.

Padahal Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Papua DR. Yunus Wonda, SH, MH mengimbau Masyarakat “Agar tertib sepanjang jalan menuju STAKIN dan tidak membuat kerusuhan.”

Dari video yang beredar terlihat sejumlah orang berlarian dan berteriak di jalan sertat erlihat pula sebuah mobil yang hangus terbakar saat kericuhan itu terjadi.

terlihat juga Pj. Gubernur Papua DR. Muhammad Ridwan Rumahsukun, SE. MM, Menggunakan baju kemeja berwarna putih bersimbah darah disekitar wajahnya, akibat kericuhan tersebut.

Kabid Humas Polda Papua KOMBES Ignatius Benny Ady Prabowo, SH, S.I.K, M.KOM saat dihubungi Menjelaskan “Iya benar ada yang memprovokasi sehingga anarkis.”

Petrus Bala Pattyona, SH. M.H. CLA Selaku Penasehat Hukum Lukas Enembe, S.I.P, MH mengatakan “Upacara persemayaman mantan Gubernur Papua Lukas Enembe diKantor Gubernur dan akan dipimpin langsung oleh Pejabat (Pj) Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumahsukun lalu dimakamkan di kediamannya di koya.” (Ungkapnya)

Red***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *