Gawat..! Gawat..! Anggota PANWASCAM Medan Baru Di Keroyok Hingga Lebam-Lebam

KRIMINAL89 Dilihat

matanewstv.com

Medan – M. Aswin Diapari Lubis (Ketua Bawaslu Sumatera Utara), Meminta Polrestabes Medan segera mengusut kasus pengeroyokkan terhadap Annur Raja Napator Siregar (Anggota Panwascam Medan Baru), yang terjadi, di Jl. Jamin Ginting, Sabtu malam (13/01/2024).

Saat dikonfirmasi awak media M. Aswin Diapari Lubis Mengatakan “Kami sangat menyesalkan terjadinya peristiwa penganiayaan pada jajaran kami yang sedang menjalankan tugas pengawasan sebagai Panwas kecamatan Medan Baru.”

“Kami mengapresiasi respon cepat jajaran Polrestabes Medan yang segera terjun ke TKP dan melihat langsung kondisi korban di rumah sakit Bhayangkara.” (ujar Aswin)

Peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan Panitia Pengawas Kecamatan (PANWASCAM) Medan Baru, Annur Raja Napator Siregar (33) itu terjadi saat yang bersangkutan sedang menjalankan tugas pengawasan pada kegiatan tim calon Anggota DPD-RI di Jl. Jamin Ginting, Kota Medan.

Annur Raja Napator Siregar mendapat informasi adanya kegiatan pemasangan spanduk di salah satu tempat di Jl. Jamin Ginting, Kota Medan. Dan ternyata pemasangan spanduk itu oleh tim salah satu calon Anggota DPD-RI.

Saya datangi salah seorang anggota tim tersebut, “saya bilang pak izin saya dari panwascam mau konfirmasi saja kegiatan ini mereka menjawab  ‘oh di sini tidak ada acara apa-apa’ ” (Jelas Annur Raja Napator Siregar, saat ditemui di Rs. Bhayangkara Medan, Minggu siang, 14/01/2023)

Pengeroyokan tersebut dilakukan sekitar 4 atau 5 orang yang mengakibatkan dirinya mengalami lebam di wajah, kepala, mata kanan, tangan dan badan sedangkan HP milik Annur Raja Napator Siregar rusak parah akibat penganiayaan tersebut.

Annur Raja Napator Siregar sudah membuat Laporan Pengaduan ke Polsek Medan baru, Sekira Pukul 02.00 WIB (14/01/2024).

Baca juga   Edarkan Sabu, Bulang Teger Dibekuk Sat Narkoba Polres Tanah Karo

Misniar**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *