Aksi Unjuk Rasa Aliansi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) Langkat Binjai Ke Kantor Bupati Stabat Dan DPRD Kabupaten Langkat

Berita68 Dilihat

matanewstv.com

Langkat – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Stabat dan DPRD Kabupaten Langkat. Senin (15/01/2024)

Titik Kumpul Awal dipusatkan pada Masjid Safiyyul Amaliyyatil Hadiiqah, Kecamatan Stabat, dari sini akan bergerak menuju Bundaran Simpang Bupati, Kemudian, Dinas Pendidikan Langkat, Lalu menuju Kantor Bupati Stabat dan terakhir di Gedung DPRD kabupaten Langkat.

M. Agung Prabowo (Pengurus Cabang PMII Langkat), Sementara M. Sya’bana Hidayatullah bertindak sebagai Koordinator Lapangan, M. Ridwan Marbun Sebagai Koordinator Massa, dan ada 30 Orang Massa yg hadir dalam aksi tersebut.

Adapun tuntutan dari Aksi unjuk rasa PMII adalah :

– Copot Kadis Pendidikan kabupaten Langkat karena ada indikasi ketidak beresan terkait Pengangkatan PPPK yang baru diumumkan yang lolos.

– Semua yang dilakukan oleh Dinas P dan P merasa adanya ketidakadilan, karena adanya penilaian SKTT yang tidak Transfaran.

– Kabupaten Langkat dinilai Salah dalam mengangkat PPPK karena hanya berdasarkan SKTT, Padahal SKTT itu sendiri tidak diperlukan dalam PPPK.

Sekira pukul 10.00 Wib massa mulai bergerak dari Masjid Safiyyul Amaliyyatil Hadiiqah, menuju Bundaran Simpang Bupati Sambil berOrasi, Pada Pukul 10.30 Wib Massa bergerak lagi menuju kantor Dinas Pendidikan dengan Mengendarai Mobil Suzuki Spas dan 15 Unit Sepeda Motor.

Saat Melakukan Orasi di depan gerbang Kantor Dinas Pendidikan kabupaten Langkat, Massa mulai ANARKIS dan mendobrak gerbang sehingga gerbang rusak dan massa memaksa masuk kedalam Kantor Dinas Pendidikan Sehingga terjadi aksi saling dorong mendorong dengan Petugas kepolisian.

Untuk meredam Aksi yang mulai ANARKIS maka KADIS Pendidikan menemui para Mahasiswa dan menanggapi aspirasi mereka.

Baca juga   Penahanan ESG Alias Godol Telah Sesuai Prosedur Hukum

Dalam Penyampaiannya Saiful Abdi (KADIS Pendidikan) mengatakan “Kami berterimakasih kepada adik adik Mahasiswa yang telah berorasi dan menyampaikan tuntutannya, terkait Permasalahan PPPK yang terjadi baru baru ini, merupakan Kewenangan Bupati Langkat, apa yang menjadi arahannya maka kami akan mengikutinya.”

“kepada adik adik Mahasiswa semoga dapat memahaminya.” (Ujar KADIS Pendidikan)

Kepada adik Mahasiswa, saya siap untuk mendampingi adik adik untuk Melakukan rapat terbuka atau RDP di manapun dan kapan pun.” (Sambungnya)

Kemudian, Massa meminta KADIS Pendidikan untuk bersama-sama mendampingi dan berjalan kaki menuju Kantor Bupati Langkat.

Pukul 11.54 Wib Massa Melanjutkan Orasi di depan pintu masuk kantor bupati Langkat dengan penyampaian ingin bertemu langsung dengan Plt. Bupati Langkat.

Pada pukul 14. 00 WIB Plt. Bupati menemui para pengunjuk rasa, Namun Karena tidak puas dengan keputusan Plt. Bupati, Massa Pengunjuk rasa berjalan kaki menuju Kantor DPRD Langkat.

Di Gedung DPRD Langkat Massa diterima dan dipersilahkan masuk ke ruangan Banggar, Untuk menyampaikan Aspirasi nya.

Sribana Perangin Angin, SE (Ketua DPRD kabupaten Langkat) mengatakan “Aspirasi dan keluhan adik adik Mahasiswa ini terkait permasalahan PPPK Akan kami rapat kan berama Pimpinan dan Anggota Dewan, Kami akan gelar RDP dan Memanggil Plt. Bupati dan saya akan meminta untuk di Prioritaskan kepada guru Honorer yang tidak lulus.” (Jelas Ketua DPRD Langkat)

Sementara Fatimah (Ketua Fraksi B DPRD Kabupaten Langkat) Mengatakan “4 Rekomendasi dan Pernyataan adik-adik akan kami bicarakan bersama Fraksi dan komisi terkait untuk menyelesaikan Permasalahan ini,”

Selanjutnya terkait Permasalahan PPPK, kami harus melihat dan mengetahui data data yang Valid, sehingga menjadi dasar bagi kita dalam mengambil Keputusan.” (Sambung nya)

Baca juga   Pelepasan Logistik F1H20 Power Boat: Kapolres Pelabuhan Belawan Memimpin Operasi Keamanan

M. Agung Prabowo (Ketua PC. PMII Kabupaten Langkat) berkata “Kenapa hal ini bisa mencuat dan terekspos ke Media berarti menandakan adanya Kejanggalan dilingkungan Pemerintahan kabupaten Langkat dan Kami menduga adanya tindakan KKN atau suap menyuap.” 

Dalam Aksi Unjuk Rasa PMII Pengamanan dilakukan oleh Personil Polresta Langkat, Sekira Pukul 16.00 Wib Unjuk Rasa berakhir dan massa membubarkan diri dengan tertib.

(Tasliim Siddik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *